Bawaslu Bukittinggi Copot APK Tidak Sesuai Aturan Kampanye

Bawaslu Bukittinggi Copot APK Tidak Sesuai Aturan Kampanye Penertiban Alat Peraga Kampanye oleh Satpol PP bersama Bawaslu di seputaran Kota Bukittinggi, Rabu (17/10/2018)(Foto: Covesia/Debi K)

Covesia.com - Badan pengawas pemilu (Bawaslu) kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) membuka paksa APK (Alat peraga kampanye) peserta pemilu Bukittinggi yang tidak sesui ketentuan yang telah ditetapkan, Rabu (17/10/2018).

Ketua Bawaslu Bukittinggi, Ruzy Hariyadi mengatakan bahwa sejak 23 September 2018 lalu telah memasuki masa kampanye peserta pemilu namun ditemui sejumlah APK yang melanggar aturan. 

"Alat peraga kampanye yang melanggar kita bongkar paksa hari ini," katanya. 

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya bawaslu kota telah menyurati partai peserta pemilu untuk membongkar sendiri APK tersebut namun hingga waktu yang telah ditetapkan belum ada realisasinya. 

"Yang kita tertibkan hari ini berupa APK yang dengan jumlah yang melebihi ketentuan, ketentuan pemasangan APK yang tidak sesuai,  APK yang berbunyi kampanye," sebutnya. 

Ditambakan Ruzy penertiban APK juga dilakukan di jalan protokol, dinas instansi pemerintahan, sekolah, rumah sakit, tiang listrik, pohon dan beberapa lokasi yang dilarang. 

(deb/don) 

 

Berita Terkait

Baca Juga