Mak Katik Dukung Wacana Pemerintah Pindahkan Ibukota Provinsi Sumbar

Mak Katik Dukung Wacana Pemerintah Pindahkan Ibukota Provinsi Sumbar Pemerhati budaya dan adat Minangkabau, Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto (Mak Katik) (Ist)

Covesia.com - Budayawan Minangkabau, Musra Dahrizal atau yang akrab disapa Mak Katik menyambut baik wacana Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memindahkan Ibukota Provinsi.

Wacana tersebut muncul mengingat Kota Padang yang saat ini menjadi Ibu Kota Provinsi merupakan kota rawan bencana gempa dan tsunami, yang berkaca pada musibah gempa di Sulawesi Tengah, di mana Ibukotanya, Palu, luluh lantak akibat bencana tersebut.

"Saja setuju saja wacana pemerintah (Pemprov Sumbar) memindahkan ibukota. Sebaiknya posisi di tengah wilayah provinsi," ujar Mak Katik kepada Covesia.com, Senin (15/10/2018).

"Kalau di tengah, kan lebih memudahkan akses bagi wilayah yang paling ujung Sumbar, seperti Indrapura, Pesisir Selatan, dan ujung Kabupaten Pasaman," lanjut Dosen Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang itu.

Namun yang lebih ditekankan kepada Pemprov Sumbar bagi pemerhati budaya dan adat Minangkabau itu adalah bagaimana pemerintah membangun pola pembinaan kepada masyarakatnya lebih serius dalam membangun kerangka kota yang lebih baik.

"Di mana pun ibukotanya, kalau perilaku masyarakatnya masih banyak menyimpang dan marak perbuatan asusila akan berdampak buruk bagi kota itu. Seperti masih banyak tempat 'esek-esek' di Sumbar, ini merupakan kegagalan pemerintah dalam membangun pola masyarakatnya," terang Mak Katik.

Mak Katik juga menyesalkan, di mana masyarakatnya tidak mengenal lebih jauh tentang budaya mereka sendiri.  

"Sebagai contoh, baru-baru ini ada belasan wisatawan asal Malaysia yang berkunjung ke kota Padang Panjang yang tertarik dengan keindahan alamnya. Namun saat mereka ingin lebih mengenal budaya dan adat istiadat di sana, tak satu pun pemangku adat yang mampu memaparkan, sehingga mereka menghubungi saya, dan meminta saya datang ke sana. Ini sangat miris sekali," terang Mak Katik.

"Untuk itu, Pemerintah harus lebih serius dalam memberikan peningkatan pendidikan tentang budaya kepada generasi muda," tutup Mak Katik.

(dnq)

Baca juga: Padang Rawan Gempa, Gubernur Sumbar Setuju Pusat Pemerintahan Dipindahkan

Baca juga: Soal Pemindahan Ibukota, Peneliti: Mau Dipindahkan Kemana? Semua Wilayah di Sumbar Rawan Gempa

Baca juga: Taslim: Rawan Gempa, Tak Bisa Jadi Alasan Pemindahan Ibukota Sumbar

Baca juga: Sejarah Gempabumi yang Pernah Terjadi di Sumatera Barat

Baca juga: Mengingat Kembali Sejarah Kota Padang yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Berita Terkait

Baca Juga