Padang Rawan Gempa, Gubernur Sumbar Setuju Pusat Pemerintahan Dipindahkan

Padang Rawan Gempa Gubernur Sumbar Setuju Pusat Pemerintahan Dipindahkan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (Foto: Covesia/ Fadil)

Covesia.com - Kota Padang merupakan pusat pemerintahan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang juga masuk dalam salah satu daerah rawan gempa dan tsunami. Adanya wacana pemindahan ibu kota provinsi ke daerah aman merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi Pemprov Sumbar.

Pasalnya, menurut Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, pemindahan ibu kota perlu kajian yang lebih dalam dan juga membutuhkan dana yang cukup besar.

"Pemindahan ibu kota provinsi perlu dana yang besar, provinsi, kabupaten dan kota tidak mempunyai dana sebanyak itu. Selain itu, kita juga sedang membangun perkantoran yang rusak pasca gempa 2009," ujar Irwan Prayitno usai menghadiri PERHIPTANI di Padang, Kamis, (11/10/2018). 

Saat ini Pemprov Sumbar juga tengah melakukan renovasi dan pembangunan perkantoran yang rusak pasca gempa 2009, beberapa diantaranya sudah diresmikan seperti kantor Dinas Pangan, Badan Keuangan Daerah dan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Gubernur dua periode juga tidak menampik ide pemindahan ibu kota tersebut, bahkan ia menilai pemindahan ibu kota justru berdampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

"Idenya, saya setuju 100 persen, ini juga akan membantu pertumbuhan ekonomi warga," sebutnya.

Namun, terkait daerah yang tepat dijadikan pusat pemerintahan baru, Irwan tidak menjelaskannya.

Sebelumnya, Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IAKI) Andi Renald, mengungkapkan bahwa  sejumlah kota di Indonesia tidak layak dibangun menjadi kota besar lantaran  berada di lokasi rawan bencana.

Menurutnya, Kota Padang dan Bengkulu juga daerah merupakan daerah rawan gempa yang terletak di patahan Sumatra. 

"Padang juga tidak layak jadi pusat Ibu Kota. Kalau terus membangun, kita seperti menaruh untuk diterjang bencana," sebutnya.

Wacana Pemindahan ibu kota Provinsi Sumbar mulai muncul pasca gempa dan tsunami di Palu yang juga merupakan pusat ibu kota Sulawesi Tengah (Sulteng).

(dil/don)


Berita Terkait

Baca Juga