Banjir Bandang Pasaman Sebabkan 220 Hektare Lahan Pertanian Rusak

Banjir Bandang Pasaman Sebabkan 220 Hektare Lahan Pertanian Rusak Akibat banjir bandang di sejumlah daerah di Sumbar sebabkan sejumlah lahan pertanian rusak, Sabtu (13/10/2018)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumbar melalui Dinas Pertanian menyampaikan dari data sementara yang terhimpun seluas 220 hektar (Ha) lahan pertanian yang rusak diterjang banjir sejak Selasa (09/10) hingga tadi malam Jum'at, (12/10/2018).

Data ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Pasaman, Yosvarman saat melakukan rapat koordinasi dalam penanggulangan dampak banjir dan longsor didaerah itu di Ruang Sekda Pasaman sekitar pukul 21.30 WIB tadi.

“Ada 220 Hektare lahan pertanian yang rusak, yaitu tersebar mulai dari Padi dan Jagung di Kecamatan Panti, Rao Selatan, Lubuk Sikaping, Rao Utara dan Rao," kata Yosvarman.

Wakil Bupati Pasaman, Atos Paratama juga menegaskan masing-masing dinas terkait harus cepat melaksanakan tugasnya agar penanggulangan segera dilaksanakan.

"Untuk masyarakat yang rumahnya tergantung dipinggir sungai (darurat) dan yang darurat lainnya harus cepat kita berikan bantuan. Kita juga hari ini, Sabtu (13/10/2018) akan menyiapkan 36 Ton beras untuk disalurkan terhadap korban banjir di Pasaman," tutupnya.

(eri/don)


Berita Terkait

Baca Juga