Warga Kabupaten 50 Kota Turut Jadi Korban Banjir Bandang di Lintau Buo Utara

Warga Kabupaten 50 Kota Turut Jadi Korban Banjir Bandang di Lintau Buo Utara Korban banjir bandang Yarniza (56) saat dievakuasi tim SAR Padang, Jum'at (12/10/2018)(Foto: Sar Padang)

Covesia.com - Tepat pukul 17.00 WIB, Jumat (12/10/2018) tim SAR kembali berhasil mengevakuasi jenazah korban Banjir Bandang di Tanjuang Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar. Korban terindentifikasi bernama Yarnida (56), Warga Jorong Tanjung Haro, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota yang meninggal akibat terkena longsor di jalan lintas Sumatera Halaban - Lintau Buo. Sedangkan suaminya yang juga turut terkena longsor, Iwir (62) sampai saat ini belum ditemukan.

Informasi yang didapat Covesia.com, Yarnida bersama suaminya berangkat dari rumah menggunakan sepeda motor untuk ikut pengajian ke Lintau Buo selepas shalat Ashar, Kamis (11/10/2018) Saat itu, kondisi cuaca di Tanjung Haro hanya hujan gerimis. 

Kedua anak korban, Riki dan Riko yang mendapatkan informasi adanya banjir bandang dan tanah longsor di Lintau Buo Utara, Kamis malam mencoba menghubungi kedua orang tuanya. Namun, sepanjang malam usaha ini sia-sia dan hanya kabar duka yang didapati keesokan harinya.

"Ayah dan ibu memang biasa pergi hari Kamis selepas Shalat Ashar ke Lintau untuk pergi pengajian. Walaupun hujan, kadang ayah memaksakan diri untuk tetap pergi," ujar Riki kepada Covesia.com di rumah duka.

Riki mulai berfirasat buruk setelah tidak bisa berkomunikasi dengan ayah dan ibunya selepas kejadian banjir bandang di Lintau. Jumat pagi, ia pergi ke Lintau, bahkan setiba di jembatan yang terputus dirinya memilih untuk berjalan kaki.

Diperjalanan inilah ia mendapati kabar ada pengendara sepeda motor yang tertimbun longsor dengan ciri-ciri yang sama dengan sepeda motor ayahnya. 

Spontan ia meminta petugas untuk memggali timbunan longsor yang disebutkan warga. 

Alhasil, Jumat Sore tim sar berhasil menemukan jenazah Yarnida dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke puskesmas Lintau Buo.

Usai dibersihkan, Jenazah Yarnida langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka pukul 18.30 WIB di Jorong Tanjung Haro, Kenagarian Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota.

Kepala Pos Sar Payakumbuh, Robi Saputra menuturkan pihaknya masih melakukan pencarian terhadap suami Yarnida. Pasalnya penuturan anak korban, Yarnida pergi bersama sang suami.

"Kami akan melanjutkan pencarian kepada korban yang dilaporkan hilang," kata Robi.

Dengan ditemukannya satu lagi korban meninggal dunia dalam bencana alam Lintau Buo Utara, korban meninggal bertambah menjadi empat orang dan tiga orang dilaporkan hilang. Sedangkan korban luka-luka mencapai 10 orang. 

Kontributor Limapuluh Kota : Hajrafiv Satya Nugraha

Berita Terkait

Baca Juga