Banjir Makin Meluas ,Masyarakat di Agam Diungsikan

Banjir Makin Meluas Masyarakat di Agam  Diungsikan Warga korban banjir Agam, Sumatera Barat diungsikan di penampungan sementara (Foto: Johan Utoyo)

Covesia.com - Curah hujan yang cukup tinggi yang mengguyur disebagian wilayah kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat, (Sumbar) semenjak Kamis (11/10 2018), membuat banjir yang melanda pemukiman warga semakin meluas. Hingga, Jumat (12/10/2018) air  merendam pemukiman warga di kecamatan tanjung mutiara dan IV nagari semakin meluas dan yang mengakibatkan sakses transportasi terganggu.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana, Daerah, (BPBD) Agam M Luthfi di damping Kabid KL Wahyu Bestari, menjelaskan, banjir menggenangi pemukiman warga di jorong Gantiang, nagari Sitanang, kecamatan Ampek Nagari, hingga hari ini air sudah merendam 40 unit rumah sehingga warga yang terdampak banjir harus diungsikan ketempat yang lebih aman.

Hal serupa juga terjadi di jorong anak aia kasiang, nagari bawan, di kecamatan yang sama. luapan sungai batang masang dan batang masang kiri  merendam 13 unit rumah dan dan membuat akses transportasi darat lumpuh total.

Guna membantu korban banjir, BPBD Agam bersama Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, PMI dan pihak terkait lainnya  sudah menyalurkan bantuan logistik kepada korban yang terdampak dengan menggunakan speedboat. “ Saat ini debit sudah mulai surut namun para korban yang terdampak belum bisa kembali di lokasi,“ ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com dilokasi.

Sementara itu curah hujan tinggi sejak kemarin membuat genangan air semakin meluas di jorong Pasia Paneh, nagari Tiku Selatan, kecamatan Tanjung Mutiara, banjir merendam 60 unit rumah dengan ketinggian 20-50 cm, untuk ke jorong Anak Aia Gasiang, aksest transportasi bisa di lalui kendaraan roda dua dengan melewati jalur arternatif Simpang Puduang. “Untuk di pasia paneh masyarakat memilih tetap menempati rumah masing sembari menunggu debit air surut,“ terangnya.

(jhn)

Berita Terkait

Baca Juga