Desa Sidomakmur Berdayakan Masyarakat Melalui Inovasi Batik Mentawai

Desa Sidomakmur Berdayakan Masyarakat Melalui Inovasi Batik Mentawai Batik Mentawai (Foto: Ist)

Covesia.com -  Desa Sidomakmur, Kecamatan Sipora Utara akan mengembangkan inovasi batik Mentawai sebagai salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat setempat yang mandiri, kreatif, dan inovatif.

“ Perangkat desa sudah mencapai kesepakatan dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), bahwasanya tahun 2019 mendatang melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) akan memberi dukungan dalam pengadaan peralatan, bahan, dan perekrutan anggota pembatik Mentawai,” kata Shohib Kepala Desa Sidomakmur di ruang kerjanya, jumat (12/10/2018).

Sebelumnya pada Mei 2018 lalu kelompok pembatik   Mentawai mengenyam pendidikan dan pelatihan Batik Tulis di Balai Diklat Industri (BDI) padang selama 18 hari.

Selanjutnya kelompok Pembatik ini akan mengikuti diklat Batik Cap di BDI Padang dalam waktu dekat.

Penjualan Batik Mentawai selama ini dijual melalui Dinas Koperindag dan promosi secara pribadi.

Selama ini  Diskoperindag Mentawai memfasilitasi penyediaan bahan membatik. Sementara dalam pewarnaan, kelompok yang terdiri dari beberapa orang ini iuran.

“Kendala yang kami hadapi saat ini, belum ada tempat yang luas untuk kegiatan membatik dan bahannya tidak ada di sini, mesti dipesan dari Padang,” tutur Nistrida salah satu pengrajin Batik Sidomakmur.

Adapun kisaran harga Batik Jadi Mentawai ini dijual seharga Rp,200 ribu / 2 meter.

Reporter Mentawai: Kornelia Septin Rahayu

Berita Terkait

Baca Juga