Banjir Landa Dua Dusun di Mentawai

Banjir Landa Dua Dusun di Mentawai (Foto: Kornelia Septin Rahayu/Covesia)

Covesia.com - Hujan lebat yang menguyur kabupaten Mentawai, Sumatera Barat  membuat dua dusun di daerah tersebut dilanda bajir, yakni dusun Sila’ Oinan dan Desa Saureinuk.

Menurut kepada Kepala Pelaksana BPBD Mentawai, Nurdin mengatakan, penyebab banjir selain curah hujan tinggi, pendangkalan sungai di dua lokasi tersebut menjadi meluapnya air ke pemukiman warga.

“Kemungkinan banjir ini selain karena musim hujan juga bisa disebabkan karena adanya penyempitan aliran sungai,” ujar Nurdin, kepada covesia.com, jumat (12/10/2018).

“Banjir di dusun Sila’Oinan sudah terjadi sejak senin lalu (08/10/2018) namun kepala desanya baru memberikan informasi pada rabu malam (10/10/2018),” tutur Yusuf, kabid pencegahan dan kesiapsiagaan Bencana BPBD Mentawai.

Diketahui, senin lalu pelajar Sila’ Oinan  tidak bisa mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS) akibat banjir tersebut.

Pada kamis pagi Tim BPBD melakukan evakuasi di lokasi banjir di dusun Sila'oinan dimana ketinggian air di dekat jembatan Sila’ Oinan hingga  Siloam sepanjang lebih kurang 200 m mencapai 1 meter. 

Tim BPBD membantu penyeberangan sekira 50 orang dengan menggunakan dua unit perahu karet di Sila' Oinan.

“Kemarin juga dari jembatan desa Saureinuk hingga sumber air terjadi banjir sehingga jalan tidak bisa dilewati,” kata Yusuf.

Uniknya, dari musibah banjir sebagian warga meraup keuntungan dengan menggunakan rakit sebagai alat transportasi penyeberangan  orang maupun kendaraan dengan tarif yang berkisar dari harga Rp,5 ribu - Rp,20 ribu.

“Beruntung, Tim BPBD turun ke lapangan membantu penyeberangan masyarakat setempat menggunakan perahu karet sebanyak dua unit,” tutur Yusuf.

Meskipun genangan banjir berkurang kemaren sore, namun karena intensitas hujan yang tinggi pada malam hari, dua Tim Pusdalop PB Mentawai kembali dikerahkan untuk membantu masyarakat menyeberang dan membersihkan sisa longsor di Goiso’  Oinan.

Nurdin juga berharap dinas terkait, seperti Dinas PU Mentawai dapat melakukan normalisasi sungai pada daerah langganan banjir tersebut.

Reporter Mentawai: Kornelia Septin Rahayu

Berita Terkait

Baca Juga