Terseret Air Bah 2 KM, Dua Orang Warga Lintau Buo Ditemukan Meninggal Dunia

Terseret Air Bah 2 KM  Dua Orang Warga Lintau Buo Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi korban yang hanyut, Jum'at (12/10/2018)(Foto: Sar Padang)

Covesia.com - Dua dari empat korban yang dilaporkan hilang dalam bencana banjir bandang di Jorong Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar di temukan meninggal dunia pagi ini, Jumat (12/10/2018).  Kedua Korban ditemukan 2 KM dari lokasi kejadian.

korban pertama yang ditemukan adalah Rani (30) yang sedang hamil 6 bulan pukul 07.20 WIB. Rani ditemukan tersangkut dibebatuan sungai yang sudah ditutupi berlumpur. 

Berjarak 50 meter, korban kedua bernama Steve (10) ditemukan di semak belukar pinggir sungai yang sudah terendam lumpur sekitar pukul 10.00 WIB.

"Kedua korban ini ditemukan tidak berjauhan. Hanya berjarak 50 meter. Rani dan steve adalah ibu dan anak. Mereka berdua ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pagi ini," kata Kepala Pos Sar Limapuluh Kota di lokasi kepada Covesia.com, Jumat (12/10/2018) pukul 10.30 WIB.

Dengan ditemukan dua korban ini, berarti jumlah korban meninggal dunia dalam bencana banjir bandang Lintau Buo Utara bertambah menjadi tiga orang dan dua orang lagi masih dalam pencarian.

"Semalam, anak Rani bernama Anis (2,5) meninggal dunia di Puskesmas setelah ditemukan dalam kondisi kritis oleh petugas. Saat ini kami melanjutkan pencarian dua orang yang dilaporkan hilang," katanya.

Dua orang yang dilaporkan hilang ini adalah Yusrizal (45) dan salah seorang pengendara motor yang belum diketahui identitasnya.

Sebelumnya, banjir bandang melandang Jorong Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (11/10/2018) pukul 18.30 WIB disaat masyarakat melaksanakan shalat Maghrib. Banjir ini menghanyutkan 3 rumah, satu kandang sapi dan membuat satu jembatan penghubung Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota dengan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar putus. 

Bahkan, banjir bandang ini juga merembes ke jorong Lompek, Kenagarian Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota. Dilaporkan toga ekor sapi hanyut di lokasi ini.

Kontributor Limapuluh Kota : Hajrafiv Satya Nugraha

Berita Terkait

Baca Juga