Curah Hujan Tinggi, 5 Lokasi di Agam Terdampak Bencana

Curah Hujan Tinggi 5 Lokasi di Agam Terdampak Bencana Banjir di Kabupaten Agam, Kamis malam (11/10/2018)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Curah hujan yang tinggi dan angin kencang yang melanda sebagian besar Sumatera Barat, (Sumbar) mengakibatkan terjadinya bencana di sejumlah titik, di kabupaten Agam.

Data yang dihimpun dari Pusdal Ops Badan Penanggulangan Bencana Daerah, (BPBD) Agam, tercatat 2  pohon tumbang menutupi badan dan banjir menggenangi pemukiman di 2 kecamatan, tanjung mutiara dan IV Nagari serta serta tanah longsor yang terjadi di jalan lintas lubuk basung - pasaman

Untuk pohon tumbang terjadi di Kelok 12, jorong Pasa Maninjau, nagari Maninjau, kecamatan Tanjung Raya, dan di jorong Sungai Aua, nagari persiapan Sungai Jariang, Kecamatan Lubuk Basung.

"Pembersihan material kayu yang menutupi badan jalan itu sudah dilasanakan petugas dan dini hari tadi arus lalulintas sudah kembali stabil," ujar Kabid KL BPBD Agam Wahyu Bestari saat di konfirmasi Covesia.com, Jum'at (12/10/2018).

Selain menumbangkan pohon, curah hujan tinggi juga berdampak kepada banjir di 2 kecamatan, tepatnya di nagari Tiku Selatan, kecamatan Tanjung Mutiara yang merendam 3 unit rumah dan 1 peron sawit dan di jorong Puduang, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, yang merendam 10 unit rumah dengan ketinggian air mencapai 70 Cm. 

"Seluruh masyarakat yang terkena banjir sudah dilakukan evakuasi ketempat yang lebih aman, sambil menunggu debit air menyusut," lanjutnya.

Tidak hanya menimbulkan banjir curah hujan tinggi juga mengakibatkan longsor  yang membuat arus lalulintas Lubuk Basung - Pasaman, jorong Pasa Bawan, nagari Bawan terganggu, material tanah batu dan kayu menutupi sebagian badan jalan sehingga harus diberlakukan sistem buka tutup.

"Upaya yang dilakukan Satgas BPBD bersama Dinsos, PMI, Pemerintah kecamatan, dan nagari setempat sudah melakukan evakuasi terhadap korban yang terdampak banjir dan membersihkan material pohon dan tanah sehingga pagi ini kondisi sudah kembali stabil," terangnya.

(han)



Berita Terkait

Baca Juga