Dihantam Abrasi, Satu Rumah Warga Ambruk di Pesisir Selatan

Dihantam Abrasi Satu Rumah Warga Ambruk di Pesisir Selatan Foto: Covesia/ Indrayen Putra

Covesia.com - Satu unit rumah warga di Ujuang Air, Kenagarian Ampiang Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar, ambruk dihantam abrasi pantai dan puluhan rumah terancam.

Satu unit rumah milik keluarga Sirjon (50) dan istrinya imai (40) dengan 4 orang anaknya, ambruk dihantam gelombang pada Selasa (9/10/2018) dimalam harinya. Saat ini kondisi rumah tidak bisa lagi ditempati.

"Sekarang keluarga Sirjon tinggal menumpang dirumah saudaranya, sebab, rumahnya tidak bisa di tempati lagi dan banyak barang-barang yang hanyut dibawah gelombang," terang salah seorang warga setempat Iren (22) pada covesia.com, Kamis (11/10/2018).

Menurutnya, apabila kondisi ini masih dibiarkan. Berkemungkinan puluhan rumah yang berada di kampungya itu akan bernasib sama dengan rumah Sirjon di terjang gelombang. Sebab, hempasan ombak sudah sangat dekat dengan rumah warga.

"Kami berharap kondisi ini cepat diatasi, karna semakin hari pantai dikikia gelombang dan mendekati rumah warga yang ditepi pantai. Itu  salah satunya rumah Bapak Sirjon sudah abruk," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Pessel Hendrajoni besera OPD terkait yang langsung meninjau kelokasi kejadian serta memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak abrasi mengatakan, bagi keluarga rumah yang ambruk karna abrasi. Pihaknya akan segera membedah rumahnya melalui dinas Perkimtan.

"Untuk keluarga kita telah membantu bersama dinas sosial seperti pakaian sekolah selimut dan peralatan rumah tangga lainnya. Rumah yang roboh akan kami bedah kepada keluarga silahkan sediakan tanah yang jauh dari pinggir pantai," jelas Bupati Hendrajoni

Tambahnya Bupati, dalam mengatasi abrasi pantai yang telah mengancam rumah warga dan satu rumah telah terkena dampaknya. Pemda bersama dengan Pemprov dan Pemerintahan han pusat akan bekerjasama dengan segera melakukan penanganan. Sementara waktu kita lakukan penimbunan dulu.

"Kita Pemda Pessel akan bekerjasama dengan provinsi dan langsung kepusat untuk mengatasi ini. Sebab, sudah mengancam ini. Dan sementara waktu bersama pemerintahan Nagari, Camat, serta masyarakat kita timbun dulu menggunakan karung yang berisi pasir," terangnya.

Lanjutnya, Bupati menghimbau warga di pinggir pantai waspada dengan gelombang tinggi karna cuaca sekarang tidak menentu.

"Akhir-akhir ini curah hujan dan gelombang pasang cukup tinggi,saya menghimbau kepada kita semua masyarakat Pesisir Selatan,agar tetap waspada terhadap bencana alam yang mengancam," tutupnya.

Kontributor Pessel: Indrayen Putra









Berita Terkait

Baca Juga