Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah di Pasaman

Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah di Pasaman Tampak banjir yang merendam sejumlah rumah warga di Pasaman, Sumatera Barat, Rabu (10/10/2018)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Bencana banjir bandang merendam ratusan unit rumah warga yang tersebar di tiga Nagari se-Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Sejumlah lahan pertanian, kolam ikan, fasilitas perkantoran hingga sekolah juga ikut terendam banjir.

Kepala BPBD Kabupaten Pasaman, Masfet Kenedi mengatakan, bencana banjir itu terjadi ditengah guyuran hujan deras pada hari Selasa (09/10) sekitar pukul 23.30 WIB tengah malam tadi.

"Banjir bandang ini melanda sejumlah daerah di Pasaman. Ketinggian banjir mulai dari 50 centimeter hingga 100 centimeter lebih. Data pasti berapa jumlah rumah terendam belum diketahui. Sebab, sejak malam tadi personil turun membantu warga baik yang terdampak banjir maupun jalan yang putus," terang Masfet Kenedi, Rabu (10/10/2018).

Masfet menjelaskan, banjir diakibatkan luapan sungai Batang Sibinail, Nagari Lubuk Layang Kecamatan Rao Selatan, dengan ketinggian 50-100 cm. Diperkirakan puluhan rumah warga yang terendam. Sebagian warga ada yang mengungsi.

"Kemudian, banjir akibat luapan Batang Air Sumpu di Tanjung Durian, Nagari Lansek Kadok, Kecamatan Rao Selatan dengan ketinggian air sekitar 100 cm juga diperkirakan merendam puluhan rumah warga," katanya.

Selain itu kata Masfet, banjir dari luapan Batang Air Sumpu, Kampung Pisang Jorong Kampung Tujuh, Nagari Tanjung Betung, Kecamatan Rao Selatan dengan ketinggian air sekitar 50-70 centimeter juga merendam puluhan rumah warga.

"Sampai saat ini tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun warga banyak yang mengunsi ke kampung tetangga yang tidak terdampak banjir. Pagi ini personil akan turun kembali ke lapangan untuk membantu warga yang terdampak banjir dan longsor serta kayu tumbang," tutupnya.

(eri/don)


Berita Terkait

Baca Juga