Tujuh Bulan Beroperasi, Pasar Padang Kaduduak Tampung 700 Pengangguran

Tujuh Bulan Beroperasi Pasar Padang Kaduduak Tampung 700 Pengangguran Pasar Padang Kaduduak, Payakumbuh Utara, Sumatera barat (Sumbar). (Istimewa)

Covesia.com- Sejak beroperasi Februari 2018 silam, Pasar Padang Kaduduak, Payakumbuh Utara, Sumatera barat (Sumbar) mampu menekan angka pengangguran. Tercatat, lebih 700 masyarakat Payakumbuh mendapatkan pekerjaan tetap di pasar ini.

Kepala Koperindag, Pasar dan UMKM Kota Payakumbuh, Dahler menjelaskan, bagi pedagang yang mendapatkan kios dan Los di Pasar Padang Kaduduak, diminta oleh Dinas Koperindag, Pasar dan UMKM Kota Payakumbuh untuk mempekerjakan orang lain minimal satu orang.

Dengan jumlah Los sebanyak 144 uni dan Kios sebanyak 84 unit, mampu menampung 700 lebih pekerja. Setiap pemilik los maupun kios wajib mendaftarkan pekerjanya melalui Koperindag, Pasar dan UMKM Kota Payakumbuh.

"Lebih 700 pengangguran yang bisa ditampung di Pasar Padang Kaduduak. Setiap pedagang wajib mempekerjakan minimal satu orang lain. Namun, ternyata ada yang mempekerjakan dua, tiga dan empat orang pegawai toko. Semuanya ada data sama kami. Perjalanan selama tujuh bulan ini, sudah melebihi target disektor lapangan pekerjaan," kata Dahler, Senin (8/10/2018).

Disisi lain, Pasar Padang Kaduduak memang belum bisa beroperasi secara maksimal. Sampai saat ini, sekitar 50 persen kios dan los masih memakai sistem buka tutup. Ini dikarenakan Pasar masih sepi pengunjung.

"Wajar masih sepi dan akhirnya setengah dari jumlah kios dan los masih buka tutup. Soalnya, ini pasar baru yang dibangun dari nol. Bukan melanjutkan pembangunan pasar kaget," kata Dahler.

Untuk mensiasati hal ini, meurut dia, Dinas Koperindag, Pasar dan UMKM mengupayakan masyarakat untuk berbelanja di Pasar Padang Kaduduak dengan membuat berbagai acara seremonial, hiburan dan undian.

"Cara kami menarik minat masyarakat, kerap kali kami membuat acara dipasar dan ada undian berhadiah," ujarnya.

Walaupun masih tergolong sepi, lanjut Dahler, Pasar Padang Kaduduak mampu berkontribusi meningkatkan gerakan ekonomi masyarakat Payakumbuh Utara. Dari data Bappeda Kota Payakumbuh, Pasar Padang Kaduduak mampu mendongkrak pendapatan masyarakat Payakumbuh Utara rata-rata 16 persen.

Ditahun 2019 mendatang, Dinas Koperindag, Pasar dan UMKM akan mengeluarkan aturan untuk mewajibkan seluruh pedagang yang mendapatkan los dan kios untuk buka. Sistem buka tutup akan dilarang. "Tahun 2019 wajib buka. Tidak ada sistem buka tutup lagi," terang Dahler.

Dalam perhitungan Dahler, jika seluruh kios dibuka dan arus jual beli lancar, tahun 2019 Pasar Padang Kaduduak mampu mengurangi 2 ribu lebih angka pengangguran. Kemudian, pendapatan masyarakat Payakumbuh Utara meningkat sekitar 42 persen.

"Mari kita lihat secara seksama nantinya di tahun 2019. Bagaimana kontribusi Pasar Padang Kaduduak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Payakumbuh, Khususnya di Payakumbuh Utara," katanya.

Menurut dahler, pasar yang dibangun diatas tanah 4,3 hektar dengan pagu anggaran 4.2 Miliar ini nantinya akan menjadi pasar terbesar dan termewah di luak 50.

Kontributor Payakumbuh: Hajrafiv Satya Nugraha

Berita Terkait

Baca Juga