Bersihkan Sumur, Warga Mungo Limapuluh Kota Meregang Nyawa

Bersihkan Sumur Warga Mungo Limapuluh Kota Meregang Nyawa Tim SAR saat mengevakuasi korban dari dalam sumur di Pakan Sabtu, Kenagarian Mungo, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (24/09/2018)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Naas nasib yang dialami oleh Riko (34), Warga Tiakar, Kota Payakumbuh. Ia harus meregang nyawa saat membersihkan sumur di Pakan Sabtu, Kenagarian Mungo, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (24/09/2018). Diduga, Riko meninggal lemas karena kekurangan oksigen saat berada di dalam sumur.

Informasi yang dihimpun Covesia.com, Eko bersama tiga rekannya mendapatkan pekerjaan untuk membersihkan sumur. Empat pekerja inipun datang ke lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah menyiapkan peralatan, barulah Riko turun ke dalam sumur sambil membawa mesin pompa air sekitar pukul 15.00 WIB.

Baru saja 15 menit Riko berada di dalam sumur, ketiga temannya yang diatas mendengar teriakan Riko yang mengeluh tidak bisa bernafas akibat asap mesin pompa. Sontak kawan-kawannya, panik karena Riko masuk ke dalam Sumur tanpa tali. 

Tak bisa berbuat banyak, kawan-kawan Riko pun menelpon pihak kepolisian, Kantor Sar dan BPBD Kabupaten Limapuluh Kota meminta pertolongan. Pasalnya, sumur diperkirakan sedalam 15 meter. Sayangnya, setelah Tim Sar datang ke lokasi Riko sudah tidak bernyawa lagi.

"Kami mendapatkan laporan sekitar pukul 15.44 WIB dan langsung ke lokasi. Sampai di lokasi korban sudah tidak bernyawa lagi, tutur Kepala Kantor Sar Limapuluh Kota, Robi Saputra.

Saat evakuasi, petugas kesulitan karena sumur cukup dalam dan mengeluarkan bau tidak sedap. Takut kenapa-kenapa, petugas terlebih dahulu menguji kadar udara apakah ada racun atau tidak.

Setelah dinyatakan aman, barulah petugas berani kebawah mengangkat jenazah Riko. Tepat pukul 17.00 WIB korban berhasil dikeluarkan.

"Ada sekitar satu setengah jam kami berupaya untuk mengeluarkan korban dari sumur. Ruang yang sempit dan berbau menjadi kendala kami lama mengevakuasi," Katanya.

Setelah berhasil dikeluarkan, korban langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk disemayamkan.

Kontributor Limapuluh Kota: Hajrafiv Satya Nugraha 

Berita Terkait

Baca Juga