Aneh, Panjang Kuburan di Pariaman ini Selalu Berubah Jika Diukur

Aneh Panjang Kuburan di Pariaman ini Selalu Berubah Jika Diukur Foto: Rozi Yardinal

Covesia.com - Kuburan dengan panjang sekitar 20 meter dan lebar 1,5 meter di Dusun Sawah Haru Desa Cubadak Mentawai Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatera Barat memiliki keanehan. Keanehan dari kuburan ini adalah ukuran panjangnya selalu berubah setiap kali di ukur.

"Kuburan ini telah berusia 4 turunan atau sekitar 250 tahun," kata Kepala Desa Cubadak Mentawai, Syamsurizal, Senin (24/9/2018).

Ia mengatakan, menurut cerita dari orang-orang tua dahulu, orang yang dikubur di kuburan itu merupakan keturunan Timur Tengah yang berasal dari Aceh. Pemugarannya dilakukan baru 20 tahun silam.

 "Sekitar tahun 2015 pernah juga dikunjungi oleh rombongan mahasiswa dari lampung, ada juga warga sekitar Pariaman yang datang untuk berziarah," jelasnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat setempat, Sa'ludin mengatakan kuburan panjang yang ada di Desa Cubadak Mentawai ada kaitannya dengan kuburan panjang di pulau angso.

"Karena setiap orang yang datang ke sini, selanjutnya selalu ke pulau angso," ujarnya.

Kata dia, pada awal ditemukan, tidak diketahui siapa yang dikubur di situ. Sejak 4 tahun lalu, diperoleh informasi dari salah seorang warga desa yang bermimpi.

"Menurut warga kami, dari mimpinya itu, yang dikubur di situ merupakan orang yang datang dari Mesir sebanyak 9 orang,"

Kemudian, satu diantaranya tinggal di Cubadak Mentawai dan dikubur di tempat itu.

"Seorang lagi berlabuh di pulau angso, namun yang 7 lainnya masih dirahasiakan keberadaannya oleh warga yang bermimpi," tutur Sa'ludin.

Kuburan panjang tersebut berada di kawasan TPU Suku Sikumbang yang dulunya bernama Palak Pisang. 

"Salah satu keanehannya adalah panjang kuburan selalu berubah-ubah setiap kali di ukur oleh yang berkunjung ke sana. Padahal tidak pernah dirombak," tutupnya.

(ozi/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga