Polisi Ringkus Tiga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Bukittinggi, Salah Satunya Oknum Polri

Polisi Ringkus Tiga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Bukittinggi Salah Satunya Oknum Polri Dua dari tiga orang tersangka dan barang bukti yang berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Bukittinggi, Sabtu (15/9/2018)(Foto: Humas)

Covesia.com - Satuan reserse narkoba Polres Bukittinggi kembali mengamankan tiga orang pelaku menyalahgunaan narkotika jenis sabu, Sabtu (15/9/2018) kemarin, dimana satu diantara pelaku merupakan oknum anggota Polri. 

"Dari tiga pelaku yang berhasil kita amankan salah satu pelaku merupakan anggota polri berpangkat aiptu yang bertugas di Polsek Matur Polres Agam," kata Kasat Narkoba Polres Bukittinggi, AKP Pradipta, saat keterangan persnya, Minggu (16/9/2018).

Ia menjelaskan ketiga pelaku tersebut diamankan di tiga lokasi yang berbeda, dimana penangkapan pertama dilakukan atas inisial MA (56) yang berprofesi sebagai anggota polri tersebut di simpang jirek jalan Pintu Kabun Kecamatan MKS Bukittinggi.

"Dari tangan MA ditemukan satu paket narkotika jenis sabu. MA mengaku bawa barang haram tersebut adalah miliknya yang ia dapat dari pelaku AD," katanya. 

Setelah dilakukan pengembangan, pihaknya dapat melakukan penangkapan terhadap pelaku AD (42) di jalan pemuda kelurahan Puhun Tembok Kecamatan MKS Bukittinggi dan disita narkotika jenis sabu sebanyak satu paket serta alat timbang dan sejumlah catatan penjualan sabu tersebut. 

"Tersangka AD mengakui bahwa ia mendapatkan sabu tersebut dari pelaku M (35) yang beralamat di Pintu Kabun Bukittinggi," sebutnya. 

Ia menyebutkan bahwa setelah mendapatkan keterangan dari pelaku AD, pihaknya langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku M (35) dijalan Pintu Kabun, dan dari pelaku M ditemukan satu buah bonk beserta alat hisap. 

Selanjutnya ketiga pelaku dibawa ke Satresnarkoba Polres Bukittinggi guna proses menyidikan lebih lanjut dan kepada pelaku dikenakan pasal 112 jo 127, 114 jo 112 jo 144 jo 127, 112 jo 127 UU no 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika. 

(deb/don) 

Berita Terkait

Baca Juga