Lamban Selesaikan Berbagai Masalah, Ratusan Mahasiswa UIN IB Padang Unjuk Rasa

Lamban Selesaikan Berbagai Masalah Ratusan Mahasiswa UIN IB Padang Unjuk Rasa Aksi unjuk rasa ratusan Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang di kampus mereka, Senin (10/9/2018)(Foto:Covesia/ Fadil)

Covesia.com - Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang yang tergabung dalam aliansi mahasiswa peduli kampus (AMPK) lakukan demontrasi untuk  mendesak pihak rektorat segera  menyelesai persoalan yang terjadi di UIN Imam Bonjol Padang. 

Muhammad Jalali, salah seorang orator aksi menyebutkan bahwa, banyak persoalan yang terjadi di kampus UIN, namun pihak pimpinan terkesan membiarkannya.

"Dalam aksi ini, AMPK menuntut agar pihak kampus memberhentikan presiden mahasiswa (Presma) UIN Kairul Fajri, dalam peraturan lembaga mahasiswa dilarang berafiliasi dengan partai politik, namun Presma UIN masuk dalam Daftar Calon Sementara di Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan dari PKB," ujar Muhammad Jalali di UIN IB Padang, Senin (10/9/2018).

Lebih lanjut, ia menyebutkan selain dari persoalan independen lembaga mahasiswa, juga terdapat sejumlah persoalan lain yang semestinya ditanggapi oleh pimpinan kampus dengan cepat, seperti persoalan uang kuliah tunggal (UKT) yang terlalu tinggi bagi mahasiswa baru.

"UKT untuk mahasiswa baru angkatan 2018 sangat mahal, rata rata mencapai 3 juta, ini lebih mahal dari UKT mahasiswa sebelumnya," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa terkait soal UKT, tidak ada transparansi dari pimpinan kampus kemana uang tersebut digunakan.

"Tidak ada transparansi, padahal dana UKT tersebut sangat mahal, kami hanya berharap pihak kampus mengerti dan mau menyelesaikan persoalan yang dihadapi mahasiswa saat ini," ujarnya.

(dil/don)

Berita Terkait

Baca Juga