DPRD dan Pemko Bukittinggi Sepakati KUPA PPAS Perubahan Tahun 2018

DPRD dan Pemko Bukittinggi Sepakati KUPA PPAS Perubahan Tahun 2018 Foto: Covesia/ Debi Kurnia

Covesia.com - Rancangan kebijakan umum perubahan APBD (KUPA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) perubahan APBD tahun anggaran 2018 di sepakati pemerintah kota Bukittinggi dan DPRD setempat dalam rapat paripurna di gedung DPRD, Jumat (10/8/2018).

"KUPA PPAS perubahan APBD 2018 ini menjadi acuan dokumen perencanaan dan penganggaran dalam penyusunan R-APBD 2018 perubahan nantinya, karena untuk pengajuan R-APBD perubahan, sesuai amanat konsitusi, pemko dan DPRD terlebih dulu harus membahas dan menyepakati KUPA PPAS," ungkap Ketua DPRD, Beny Yusrial. 

Seterusnya pemerintah kota bersegera hantarkan R-APBD perubahan dan melaksanakan anggaran itu secara maksimal dan tepat. 

Badan Anggaran DPRD Bukittinggi, M. Nur Idris menyampaikan dari hasil KUPA PPAS yang disepakati sebesar Rp 791 miliar terdiri dari PAD Rp 102 milyar lebih berasal dari pendapatan pajak daerah Rp 47 miliar lebih. Pendapatan Retribusi daerah Rp 38 miliar lebih dan pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 3 miliar lebih serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp 14 milkar lebih dan dana perimbangan pada perubahan tahun 2018 diperhitungkan sebesar Rp 534 miliar rupiah, pendapatan asli daerah lainnya sebesar Rp 82 miliar lebih.

"Untuk belanja daerah disepakati sebesar Rp 839 miliar lebih terdiri dari belanja tidak langsung Rp 328 miliar lebih, berasal dari belanja pegawai Rp 303 miliar lebih, belanja hibah sebesar Rp 19 miliar lebih, belanja bantuan sosial sebesar Rp 2 miliar lebih, belanja bantuan keuangan sebesar Rp 617 juta dan belanja tidak terduga sebesar Rp 1,5 miliar lebih. Sedangkan belanja langsung dalam rangka penyelenggaraan urusan pemerintah daerah tahun anggaran 2018 disepakati sebesar Rp 511 miliar rupiah," terangnya. 

Dijelaskan M. Idris untuk pembiayaan daeah, disepakati dalam KUPA PPAS perubahan APBD 2018 sebesar Rp 119 miliar lebih terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp 124 miliar lebih yang bersumber dari silpa Rp 84 miliar lebih dan pencairan dana cadangan Rp 40 miliar lebih, juga terdapat pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 5 miliar.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengatakan akan segera menghantarkan secara resmi nota kuangan sebagai hantaran rancangan perubahan APBD 2018.

"Diharap R-APBD 2018 nanti dapat dibahas secara bersama oleh banggar dan TAPD serta ditetapkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan," tutupnya.

(deb)


Berita Terkait

Baca Juga