Seluruh Bacaleg Partai Garuda Gugur di Kota Payakumbuh

Seluruh Bacaleg Partai Garuda Gugur di Kota Payakumbuh Ketua KPU Kota Payakumbuh, Haidi Mursal (Foto: Covesia/Angga)

Covesia.com - Seluruh Bacaleg Partai Garuda di Kota Payakumbuh dinyatakan gugur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh dalam Pileg 2019 mendatang.

Pasalnya, delapan dari sepuluh bacaleg yang tersisa dari hasil verifikasi pertama, gugur di verifikasi kedua. Sedangkan dua bacaleg yang tersisa adalah laki-laki dan dinyatakan tidak memenuhi syarat sebuah dapil. Mengingat tidak memenuhi kuota bacaleg perempuan sebanyak 30 persen.

Ketua KPU Kota Payakumbuh, Haidi Mursal mengatakan dalam verifikasi tahap kedua ini, ada 12 bacaleg yang gugur karena berkas diserahkan tidak lengkap. Padahal sudah diberi waktu dan keterangan kekurangan usai verifikasi berkas tahap pertama.

"Ada 12 bacaleg yang gugur di verifikasi tahap dua ini. Delapan bacaleg dari partai Garuda dan empat bacaleg dari PSI," kata Haidi kepada covesia.com, Jumat (10/08/2018).

Dengan delapan bacaleg Partai Garuda yang tidak lolos verifikasi tahap kedua atau dimasukkan kedalam kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS), berarti tersisa dua Bacaleg yang Memenuhi Syarat (MS). Namun dua bacaleg ini juga. Terancam gugur pada Pileg 2019 mendatang karena tidak ada lagi bacaleg perempuan di Partai Garuda.

"Hasil verifikasi kami sudah sesuai ketentuan PKPU no 20. Namun, Partai bisa komplain dan meminta mediasi ke Panwaslu setelah hasil verifikasi ini kami berikan ke partai besok, Sabtu (11/08/2018)" kata Haidi.

Sedangkan empat bacaleg yang dicoret dari PSI, ada salah satunya bacaleg perempuan. Namun, tidak mempengaruhi Partai untuk bersaing. Ini dikarenakan dibawah no urut bacaleg perempuan ini, ada juga bacaleg perempuan lainnya yang MS.

"Kalau PSI masih bisa bertarung dan tidak ada dapil yang hilang karena ada bacaleg perempuannya yang TMS. Karena di bawah no urut bacaleg ini ada juga bacaleg perempuan yang MS," Katanya.

Dengan tercoretnya 12 bacaleg di Kota Payakumbuh, berarti bacaleg yang tersisa berjumlah 330 orang.

Namun, jumlah ini masih bisa berkurang mengingat  masa tanggapan masyarakat tanggal 12-21 Agustus 2018, KPU bisa mencoret nama Bacaleg.

Kategori yang bisa membuat bacaleg tumbang di masa ini apabila masyarakat melaporkan bukti konkrit bahwa ada bacaleg terlibat B3. Yakni pernah terlibat kasus pidana korupsi, narkoba dan kekerasan seksual terhadap wanita dan anak. Selain itu, bacaleg pernah dituntut dalam pengadilan dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun.

Kontributor Payakumbuh : Hajrafiv Satya Nugraha



Berita Terkait

Baca Juga