Bupati Pasbar Resmikan Sekolah di Kampung Terisolir

Bupati Pasbar Resmikan Sekolah di Kampung Terisolir Saat Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Sumatera Barat, Syahiran meresmikan SD 41 Kinali yang terletak di salah satu jorong terisolir Jorong Sigunanti Durian Kandang-Kinali. (Istimewa)

Covesia.com- Bupati  Pasaman Barat (Pasbar) Sumatera Barat,  Syahiran mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasbar siap membangun sekolah baik itu SD maupun SMP sederajat jika masyarakat bersedia menyediakan lahan tanah sebagai tempat pembangunan sekolah.

Ini dilakukan sebagai upaya dalam mendekatkan akses pendidikan kepada masyarakat. Jorong terisolir menjadi sasaran utama yang menjadi perhatian bagi Pemkab Pasbar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang pendidikan di daerah tersebut.

"Kendala kita adalah keterbatasan lahan sebagai tempat pembangunan. Pemkab bisa bangun sekolah kalau masyarakat juga bersedia menyediakan tanahnya. Kita akan upayakan," kata Syahiran saat meresmikan SD 41 Kinali yang terletak di salah satu jorong terisolir Jorong Sigunanti Durian Kandang-Kinali, Kamis (9/8/2018)

Menurutnya, Pemkab Pasbar telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) tentang penegerian tiga SD Filial menjadi SD Negeri. Peresmian SD 41 Kinali merupakan peresmian SD yang kedua setelah sebelumnya diresmikannya SD 34 Pasaman di Padang Buli-buli. Selanjutnya akan dilaksanakan peresmian SD N 10 Sasak Kecamatan Sasak Ranah Pasisia.

"Pendidikan itu penting. Ini adalah bukti keseriusan kita. Mari berlomba-lomba dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat lewat pendidikan dan jangan bosan memotivasi anak-anak untuk tetap bersekolah," himbaunya.

Sementara, panitia pelaksana kegiatan, Syafrial mengapresiasi kegigihan Bupati Syahiran dalam hal peningkatan sarana pendidikan.

"Ini kejorongan paling ujung di Kecamatan Kinali. Akses jalannya saja sangat sulit. Tapi hari ini Bupati Syahiran telah sampai di sini untuk meresmikan SD yang menjadi harapan masyarakat," ungkapnya.

Disampaikan, bangunan SD N 41 tersebut dibangun di atas lahan tanah milik masyarakat setempat yang bernama Zainal Abidin yang sudah diserahkan kepada Pemkab Pasbar dengan luas tanah 3.740 meter persegi.

"Sekolah ini dibangun di atas tanah milik Bapak Zainal Abidin yang sudah diserahkan kepada Pemkab Pasbar, alhamdulillah hari ini sudah diresmikan" pungkasnya.

(Her/jon)

 

Berita Terkait

Baca Juga