Gas Elipiji 3 Kg Kembali Langka di Pessel, Masyarakat Pilih Memasak Gunakan Kayu Bakar

Gas Elipiji 3 Kg Kembali Langka di Pessel Masyarakat Pilih Memasak Gunakan Kayu Bakar Ilustrasi pangkalan gas elpiji di Pesisir Selatan

Covesia.com - Gas elipiji 3 Kg kembali langka di Kecamatan XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). Akibatnya masyarakat terpaksa kembali memasak menggunakan tungku dan kompor (Sumbu) semenjak tiga hari belakangan.

Salah seorang masyarakat setempat Linda (36) mengatakan, gas 3 kg sudah tiga hari ini sangat sulit untuk didapatkan baik itu dikalangan pengencer maupun di pangkalan.

"Karna gas elpiji 3 kg tidak ada, kami sebagian warga terpaksa memasak pakai tungku dan kayu bakar," sebutnya pada Covesia.com Rabu (8/8/2018).

Ia menambahkan, sudah tiga hari berputar-putar untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg dan juga sudah menanyakan secara langsung kepada orang pangkalan. Waktu dilihat ditempatnya masih ada beberapa gas yang dimiliki tapi pas ditanyakan mereka bilang tidak ada.

"Saya tak tahu apa alasannya berbohong begitu. Kalaupun tersedia, harganya mencapai Rp 27 hingga Rp 30 ribu per tabung untuk ukuran 3 kg. Ini harus ditertibkan," ucap linda sambil mengeluh

Tidak hanya Linda, Upik (65) merupakan warga Iliah, Nagari Kapuah, dan bersama warga lainnya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Pessel untuk turun ke lapangan mengatasi kelangkaan gas 3 kg dan memperketat pengawasan distribusinya.

Selain itu penegak hukum juga harus menindak tegas pengusaha yang telah melakukan penimbunan gas isi 3 kg.

"Dan harganya juga harus kembali normal seperti biasa pada kisaran angka Rp 17 ribu, hingga Rp 18 ribu per tabung," ungkapnya.

Sementara itu, Kabag Perekonomian (Perek) Kabupaten Pessel, Rosdi menanggapi saat dihubungi Covesia.com melalui via telefon, pihaknya akan segera turun ke lapangan untuk mencari tahu kenapa gas elpiji 3 kg menghilang.

"Kalau memang benar sejumlah pangkalan menumpuk atau sengaja tidak mau menjual kepada warga, maka akan kita tindak, sebab ini sudah melanggar aturan," kata Rosdi.

Kontributor Pessel: Indrayen

Berita Terkait

Baca Juga