Baru 6 Bulan Siap Pengerjaan, Berem Jalan di Kota Pariaman ini Sudah Rusak

Baru 6 Bulan Siap Pengerjaan Berem Jalan di Kota Pariaman ini Sudah Rusak Tampak berem jalan yang berlobang di simpang Tabuik Pariaman, Sabtu (4/8/2018)(Foto: Covesia/Rozi)

Covesia.com - Baru enam bulan usai pengerjaan pengecoran bahu jalan di Lampu Merah Simpang Tabuik Kampung Pondok Kota Pariaman, Sumatera Barat, itu sudah berlobang.

Lobang berdiameter hampir satu meter  dekat pondasi tiang lampu merah di simpang tabuik bisa membahayakan pengguna jalan dan tiang lampu merah pengatur lalu lintas.

Kondisi ini tampak jelas secara kasat mata dan berbahaya bagi pejalan kaki atau pengguna jalan yang kurang hati-hati.

Pantauan Covesia.com dilapangan, Sabtu (4/8/2018), bahu jalan yang berlobang saat ini berisi sampah plastik. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan adanya perbaikan dari pihak yang berkompeten untuk menanganinya.

Seorang pedagang, Ali yang tokonya tepat di depan lobang itu mengungkapkan belum sampai satu tahun berem jalan yang dicor semen sudah rusak. 

"Jika ada masyarakat yang belanja, kalau tidak hati-hati bisa masuk ke lobang itu," ujarnya.

Kepala bidang Bina Marga, Dinas PUPR Kota Pariaman, Muliawan menjelaskan terkait lobang di berem jalan tersebut bahwa pekerjaan pencoran berem jalan itu bukan Pemko Pariaman, namun Balai Jalan Nasional Wilayah III.

Ia mengatakan, pekerjaan itu selesai sekitar akhir tahun 2017, memang belum setahun selesai pekerjaan dan yang bertanggung jawab terhadap kerusakan itu adalah balai jalan sebab jalan itu merupakan jalan nasional yang ada di Kota Pariaman.

"Kita coba hubungi balai jalan secepatnya agar perbaikan bisa dilakukan sehingga tidak bertambah besar lobang tersebut,"  ungkapnya.

Selanjutnya, kata dia, jelas kondisi ini tidak bisa dibiarkan lama, sebab yang memakai fasum umumnya masyarakat setempat, sebelum jatuh korban maka pemko akan mengatasi seadanya dulu sambil menunggu kabar dari balai jalan.

(ozi/don)


Berita Terkait

Baca Juga