Pemkab Pasaman Pastikan Kecamatan Dua Koto Tuan Rumah MTQ ke-46

Pemkab Pasaman Pastikan Kecamatan Dua Koto Tuan Rumah MTQ ke46 Kabag Kesra Pemkab Pasaman, Edi Arman (Foto: Heri Sumarno/Covesia)

Covesia.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman, Sumbar, memastikan perhelatan Musbaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-46 tetap dilaksanakan di Kecamatan Dua Koto sebagai tuan rumah sebagaimana yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Pemkab setempat.

Sebelumnya beredar informasi bahwa lokasi perhelatan MTQ ke 46 Tingkat Kabupaten Pasaman akan digeser dari Kecamatan Dua Koto ke Kecamatan Padang Gelugur.

"Kecamatan Dua Koto sudah final sebagai tuan rumah MTQ ke-46 Tingkat Kabupaten Pasaman yang akan dihelat Bulan Oktober 2018 besok. Memang sebelumnya ada rencana menggeser ke Kecamatan Padang Gelugur. Hal ini disebabkan ada kekwatiran keamanan di Kecamatan Dua Koto. Sebagaimana kita ketahui, ada kerusuhan terkait tambang emas PT. IJM didaerah itu beberapa waktu lalu. Tapi setelah kami rapatkan kembali beberapa waktu lalu, Kecamatan Dua Koto tetap tuan rumah MTQ ke 46 ini," terang Kabag Kesra Pemkab Pasaman, Edi Arman kepada Covesia.com, Senin (16/07/20180.

Edi Arman berharap kerusuhan masyarakat di Kecamatan Dua Koto terkait Tambang Emas PT. IJM tidak menjadi penghalang pelaksanaan MTQ tersebut.

"Kita berharap seluruh lapisan masyarakat setempat tidak mencampur baurkan persoalan Tambang Emas PT. IJM dengan perhelatan MTQ ini. Kita harus tetap berfikir positif dengan ini, harus dipilah-pilah hendaknya. Karena Dua Koto akan didatangi ribuan peserta kafilah dari seluruh penjuru Kabupaten Pasaman. Tentu ini sebuah kebanggan bagi daerah tersebut," katanya.

Oleh karena itu kata Edi Arman, pihaknya meminta seluruh lapisan masyarakat untuk turut berkontribusi mensukseskan perhelatan MTQ yang pelaksanaan setahun sekali itu.

"Kami meminta seluruh lapisan masyarakat setempat maupun rantau untuk turut berkontribusi mensukseskan kegiatan itu. Pemerintah Kecamatan Dua Koto segera persiapan segala sesuatunya untuk menyonsong acara itu. Kemudian kami juga meminta jangan ada pihak-pihak lain yang bermaksud merusak dan menyampaikan informasi yang memancing permasalahan di Kecamatan Dua Koto," tutupnya.

(her)

Berita Terkait

Baca Juga