Polemik Pulau Marak, Kapolres Pessel Upayakan Mediasi

Polemik Pulau Marak Kapolres Pessel Upayakan Mediasi AKBP Ferry Herlambang

Covesia.com - Kapolres Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) AKBP Ferry Herlambang menyatakan pihaknya tengah mengupayakan upaya mediasi terkait penyelesaian polemik tanah ulayat Pulau Marak, Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan.

Namun jika mediasi tidak membuahkan hasil, Kapolres meminta masing-masing pihak untuk menempuh jalur hukum terkait kepemilikan Pulau Marak itu.

Baca Juga: Warga Sungai Pinang Minta Aktivitas Pulau Marak Dihentikan

Kapolres menambahkan, sebelumnya ia sudah menginstruksikan kepada Kapolsek Tarusan untuk melakukan proses mediasi untuk menyelesaikan persoalan ini. Karena dua belah pihak yang sedang berpolemik itu saling mengklaim kepemilikan Pulau Marak itu.

"Kapolsek Tarusan sudah diinstruksikan melakukan mediasi. Dan juga untuk mengetahui legalitas bagi kedua belah pihak," terang Kapolres kepada covesia.com, Sabtu (14/7/2018).

Baca: Pengembangan Wisata Pulau Marak Belum Ada Izin

Jika tidak titik temu setelah dilakukan mediasi, ujarnya,  permasalahan ini tentu diselesaikan lewat jalur hukum. Dengan masing-masing bukti yang dimiliki akan bisa lebih jelas siapa yang berhak atas pulau tersebut.

"Kepada kedua bela pihak bisa menyelesaikan persoalan ini di pengadilan. Sebab polemik ini adalah persoalan sengketa lahan yaitu terkait dengan hukum perdata," tegas Ferry Herlambang.

Baca Juga: Hidayat Minta Polemeik Pulau Marak Segera Diselesaikan

Kontributor Pessel: Indra Yen



Berita Terkait

Baca Juga