Pol PP Ciduk Pensiunan PNS sedang Asyik Berduaan di Komplek Atom Center Padang

Pol PP Ciduk Pensiunan PNS sedang Asyik Berduaan di Komplek Atom Center Padang Pasangan yang terciduk Satpol PP saat dilakukan introgasi di Mako Pol PP Padang (Foto:Humas)

Covesia.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Padang berhasil mengamankan seorang Kakek dengan pasangannya di Komplek Atom Center, Matahari Lama Kecamatan Padang Selatan, Kamis Sore (12/7) kemarin.

Plt Kasat Pol PP Padang, Yadrison, Jum'at (13/7/2018) mengatakan, anggotanya mengamankan seorang Kakek berinisial NZ (61) bersama Pasangannya EL (37) diamankan Petugas tengah asyik berduaan di salah satu ruang Bekas Ruko Atom Center tersebut. Diduga si kakek  pensiunan PNS ini lagi ingin menyalurkan hasrat biologisnya, sehingga untuk pendalaman penyelidikan dan pembinaan kepada si kakek dan pasanganya di gelandang ke Mako Satpol PP  jalan Tan Malaka Padang. 

"Saat dilakukan penggerebekan di lokasi ia sempat kabur ketika disergap petugas, mereka kabur tidak sempat mengenakan celana dalam, Namun gerakanya kalah gesit dari petugas, upaya untuk kabur hanya sia-sia," ungkap Yadrison, Jum'at (13/7/2018).

Yadrison mengatakan, dalam operasi tersebut petugas juga mengamankan Sehelai kasur santai dan celana dalam yang diduga milik si kakek ini.

Saat dilakukan penyelidikan di Mako Satpol PP, lanjut Yadrison mereka berkilah, bahwa mereka adalah pasangan kekasih dan sudah menjalin hubungan selama lima tahun dan berencana untuk segara menikah, namun mencari waktu yang tepat  untuk menikah dikarenakan sikakek ini masih memiliki istri, sedangkan siperempuan juga punya suami,  sikakek ini mengatakan kalau dia lagi “ tegangan tinggi” alias lagi kebelet.

“Saya sama dia pacaran untuk sewa hotel terlalu mahal makanya  saya memilih tempat tersebut dengan hanya membayar sebesar dua puluh ribu saja kepada pemilik salon disana, Saya belum sempat melakukan hubungan tersebut namun  telah diciduk oleh petugas Satpol PP Padang” ungkap NZ.

“Untuk lebih lanjut, Satpol PP akan melakukan pemeriksaan kepada pasangan ini terutama pada siperempuan, PPNS kita akan lakukan pendalaman apakah dia berprofesi sebagai PSK kalau memang terbukti tentu kita akan berikan sanksi yang tegas atau pembinaan," pungkas Yadrison.

(*/don)

Berita Terkait

Baca Juga