Serapan APBD Pemkab Pasaman Baru Capai 27,17 Persen

Serapan APBD Pemkab Pasaman Baru Capai 2717 Persen Bupati Pasaman, Yusuf Lubis (Foto:Covesia/Sumarno)

Covesia.com - Serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pasaman Per 30 Juni 2018 sampai dengan bulan Juli 2018 masih tergolong rendah, baru sebesar 27,17 parsen dengan kemajuan kegiatan sebesar 33,05 parsen, Kamis (12/07/2018).

Berdasarkan laporan yang dihimpun Covesia.com, kemajuan kegiatan yang di sampaikan oleh masing-masing OPD, kondisi per 30 juni 2018, sampai dengan tanggal 6 Juli 2018 kemarin, realisasi serapan anggaran baru sebesar 27,17 parsen atau Rp. 271.697.099.448, dan kemajuan kegiatan sebesar 33,05 persen dari total APBD Pasaman sebesar Rp.1.069.536.948.593,-. 

Realisasi serapan anggaran ini merupakan realisasi dari, belanja tidak langsung jumlah dana Rp. 575.998.634.254,-. Serapan belanja tidak langsung 36,55 parsen atau Rp. 210.508.266.138,- dengan kemajuan kegiatan 38,55 parsen.

Sementara untuk belanja tidak langsung Rp. 424.160.856.894. Penyerapan anggaran 14,43 parsen atau Rp. 61.188.833.138,- dengan kemajuan kegiatan 27,17 persen. 

Terkait masih rendahnya serapan anggaran dan perkembangan kemajuan program dan kegiatan belum sesuai harapan. Sementara saat ini telah berakhir triwulan kedua,  dan semester I tahun anggaran 2018. Maka kata Bupati Pasaman, Yusuf Lubis perlu kerja keras dan kesungguhan dari masing-masing SKPD untuk menyelesaikan program dan kegiatan tahun anggaran 2018 tersebut. 

"Saya berharap, seluruh kegiatan yang telah ditetapkan pada DPA masing-masing SKPD dapat dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan jadwal yang telah ditetapkan," kata Bupati Pasaman, Yusuf Lubis.

Kata Yusuf Lubis, dilihat dari data rekapitulasi laporan masing-masing OPD,  masih ada SKPD yang belum tertib menyampaikan laporan realisasi kemajuan kegiatan tepat pada waktunya. Hal ini jelas akan mempengaruhi realisasi serapan anggaran dan kemajuan kegiatan APBD Pasaman secara umum.  

Ditegaskannya, salah satu upaya percepatan pelaksanaan kegiatan tahun ini, setiap kegiatan yang ada pada DPA masing-masing agar dilakukan percepatan. Bagi SKPD yang mempunyai  pekerjaan kontruksi agar segera menyampaikan dokumen lelang untuk dilakukan proses pelelangan oleh ULP Pasaman, mengibgat saat ini telah berakhir semester I dan memasuki semester ke II triwulan ketiga bulan pertama. 

"Kepada pengelola kegiatan (PA, KPA dan PPTK) pekerjaan kontruksi yang baru mulai agar dilakukan pemantauan dan pebgawasan serta pengendalian pekerjaan betul-betul mempwdomani spesifikasi yang tertuang dalam dokumen kontrak. Dan masih banyak lagi yang lainnya," tutupnya.

(eri)

Berita Terkait

Baca Juga