Ini Modus Gembong Hipnotis yang Tertangkap di Bukittinggi

Ini Modus Gembong Hipnotis yang Tertangkap di Bukittinggi Kapolsek kota Bukittinggi, Kompol Zahari Almi saat memamerkan foto para pelaku saat berfoto bersama di kelok 9 (Foto: Covesia/Debi)

Covesia.com - Kapolsek kota Bukittinggi, Kompol Zahari Almi mengatakan bahwa gembong tindak pidana hipnotis lintas Sumatera menggunakan berbagai macam modus untuk mengelabui para korbannya. 

"Adapun modus pelaku ialah menjajakan batu Mustika, investor telur asin, money changer, dan mengaku pengusaha malaysia yang mencari investasi," katanya Kompol Zahari Almi, Kamis (12/7/2018).

Ia menyebutkan menurut pengakuan para pelaku mereka telah beraksi dibeberapa lokasi di Sumatera seperti di kota Padang, Pekanbaru dan Bukittinggi hingga akhirnya tertangkap di Bukittinggi.

"Untuk wilayah Bukittinggi para pelaku telah beraksi di 7 TKP, Padang 3 TKP dan Pekanbaru 2 dan kemungkinan masih ada TKP lainnya karena saat sekarang masih dilakukan pemeriksaan kepada pelaku," jelasnya. 

Diketahui pelaku bernama Anwar (46) asal kota Makasar dan Suardi (65) asal kota Medan.

"Pelaku Anwar bertindak sebagai pelaku utama hipnotis dan terhadap para korbannya ia menginstruksikan keinginannya untuk mengambil uang dan harta berharga lainnya dengan nominal hingga ratusan juta rupiah," tutur Kapolsek. 

Ia menambahkan sejauh ini korban yang menjadi korban hipnotis pelaku telah membuat laporan dan diperkirakan ada beberapa korban lagi yang akan melapor dan diperkirakan pelaku telah berhasil melakukan hipnotis dengan mendapatkan uang ratusan juta. 

Kepada masyarakat pihak kepolisian mengimbau jika masyarakat pernah menjadi korban hipnotis oleh para pelaku maka dianjurkan untuk membuat laporan ke pihak Polsek kota. 

Sementara itu, pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Polres kota Padang terkait aksi para pelaku yang juga dilakukan di kota Padang. 

Baca juga: Polisi Ringkus Gembong Hiptonis Lintas Provinsi di Bukittinggi

(deb) 



Berita Terkait

Baca Juga