Beredar Foto Napi Korupsi Yusafni di Luar Lapas, Kakanwil Kemenkumham Sumbar Angkat Bicara

Beredar Foto Napi Korupsi Yusafni di Luar Lapas Kakanwil Kemenkumham Sumbar Angkat Bicara Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemengkuham) Sumbar Dwi Prasetyo, Selasa (10/7/2018)

Covesia.com-Terkait beredarnya foto menyerupai Yusafni terpidana kasus korupsi SPJ fiktif Rp62,5 miliyar yang berada di luar tahanan, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemengkuham) Sumbar Dwi Prasetyo membenarkan hal tersebut. Dalam keterangannya, Dwi Prasetyo mengungkapkan, itu memang Yusafni yang sedang menjalani perawatan kesehatan  di Kota Bukittinggi.

"Petugas tidak ingin mengambil resiko, karena ia sakit dan pihak keluarga telah menjaminnya maka petugas lapas mengizinkan Yusafni pergi berobat ke Bukittinggi," ujar Dwi Prasetyo kepada sejumlah awak media di Padang, Selasa, (10/7/2018).

Dikatannya, izin keluar tersebut sudah sesuai dengan SOP dan ada pernyataan keluarga bahwa napi tidak dalam upaya melarikan diri.

"Jadi tidak benar ada informasi yang menyebutkan Yusafni berkeliaran di Bukittinggi, kalau ia berada di luar lapas itu memang betul karena ia karena ia sakit dan berobat, saat ini sudah empat kali masuk Rumah Sakit karena mengalami penyakit  jantung, sekarang ia sudah berada di lapas," ujar Prasetyo.


Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dalam aturannya jika keluarga telah menjamin serta memenuhi syarat maka tidak perlu ada pengawalan, "Jadi tidak benar Kakanwil kecolongan, ini murni rasa kemanusian petugas, jika ia meninggal di lapas bagaimana, tentu kami juga yang disalahkan," sebutnya

"Memang saat itu petugas tidak memberitahu Kakanwil, makanya saya juga kecewa dengan petugas, seharusnya 1x24 jam petugas yang berikan izin harus lapor ke Karutan, namun ternyata mereka tidak melaporkannya," ujar Prasetyo.

Terkait sanksi yang akan diberikan kepada petugas, ia mengaku akan mendalaminya jika memang kejadian ini kelalai dari petugas saat menjalankan tugasnya. 

"Kita akan dalami, saya sudah investigasi ke Lapas  memang murni rasa kemanusian petugas saat itu memberikan izin Yusafni untuk pergi berobat ke Aur Kuning Kota Bukittinggi," tutupnya.

(dil/utr)

Berita Terkait

Baca Juga