Larangan Pakai Rok Pendek Bagi Siswi SMAN 1 Pagai Utara Mentawai

Larangan Pakai Rok Pendek Bagi Siswi SMAN 1 Pagai Utara Mentawai Foto: Mentawaikita

Covesia.com - Siswi di SMAN 1 Pagai Utara, Kecamatan Pagai Utara diharuskan memakai rok seragam yang panjang ketika ke sekolah.

Menurut Kepala SMAN 1 Pagai Utara, Nofik Afriko, aturan pemakaian rok panjang tersebut mulai berlaku pada tahun ajaran baru yang dimulai pada siswi kelas X.

Nofik menyebutkan, alasan keharusan memakai rok panjang untuk mencegah tindakan asusila dari orang lain terutama lawan jenis.

"Masalah rok panjang siswa perempuan kelas X adalah untuk menjaga mata siswa laki-laki, kalau aurat tertutup tentu keinginan untuk berbuat asusila akan kecil," kata Nofik Afriko dikutip covesia.com dari mentawaikita.com.

Penerapan aturan tersebut disebabkan pengalaman pada tahun lalu ada anak didik di sekolah ini yang putus sekolah akibat pergaulan bebas yang terdiri dari 2 orang siswi dan seorang siswa. "Siswa tersebut meninggalkan sekolah begitu saja, tanpa ada keterangan sama sekali," ujarnya.

Aturan pemakaian rok panjang bagi siswa perempuan telah disosialisasikan kepada orang tua siswa saat acara perpisahan siswa kelas XII. Selain orangtua, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintah baik desa maupun kecamatan juga diundang dalam sosialisasi tersebut.

Ia menyebutkan pemakaian rok panjang itu tidak ada kaitannya dengan unsur agama. selain rok, baju tidak diatur boleh memakai lengan pendek atau lengan panjang.

"Selama ini kalau kita lihat siswa perempuan yang pakai rok pendek kebanyakan di atas lutut, sehingga banyak mata siswa atau lainnya tertuju ke bagian paha, hal ini bisa mengundang keinginan berbuat asusila," jelasnya.

Ia berharap dengan aturan tersebut mencegah terjadinya putus sekolah akibat pergaulan bebas agar menghasilkan generasi muda Mentawai yang bermutu dan berguna bagi orang lain.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga