Kwarda 03 Sumbar Sosialisasikan Kosmetik dan Jamu Tradisional Bahan Berbahaya

Kwarda 03 Sumbar Sosialisasikan Kosmetik dan Jamu Tradisional Bahan Berbahaya Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, selaku Ketua Kwarda 03 Sumbar

Covesia.com - Pengenalan makanan, minuman dan obat-obat berbahaya perlu diajarkan kepada anak sejak dini. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Nasrul Abit saat rapat koordinasi rencana pelaksanaan Persapa II di Bukittinggi.

Perkemahan Sadar Pangan Aman (Persapa) II 2018 ini merupakan kegiatan perkemahan yang diselenggarakan oleh Kwarda 03 Sumbar yang akan diselenggarakan pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2018 di Bumi Perkemahan SKB Panorama Baru Kota Bukittinggi.

"Kita membekali peserta dengan pengetahuan tentang ciri, sifat, jenis dan bentuk makanan, obat-obatan dan kosmetik berbahan yang dapat  merusak kesehatan," ujar Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit selaku Ketua Kwarda 03 Sumbar, Senin (9/7/2018).

Kata Nasrul, Pramuka berada di garis terdepan untuk meminimalisir peredaran bahan makanan dan kosmetik yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat banyak.

"Tahun lalu kegiatan Persapa mengangkat tema "Kampanye Makanan dan Minuman Dengan Bahan Berbahaya" dan untuk tahun ini temanya "Kampanye Anti Kosmetik dan Jamu Tradisional Bahan Berbahaya," ujar Nasrul Abit.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan di Padang, Martin Suhendri menyebutkan, sangat mengapresiasi Kwarda 03 Sumbar karena telah bekerjasama dengan BBPOM dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan promosi dan sosialisasi keamanan pangan di lingkungan pramuka. 

"Sejauh ini kerjasama dengan Pramuka sangat efektif, sehingga kita kembali menggelar kegiatan yang sifatnya sosialisasi bahan makanan, minuman dan obat berbahaya kepada generasi muda," ujarnya.

(dil)

Berita Terkait

Baca Juga