Rencana Pembongkaran Bangunan di Jalan Kumango Bukittinggi, Pemilik dan Pedagang Datangi DPRD

Rencana Pembongkaran Bangunan di Jalan Kumango Bukittinggi Pemilik dan Pedagang Datangi DPRD sejumlah pemilik dan pedagang di jalan Kumango mendatangi kantor DPRD Bukittinggi, Senin (9/7/2018)(Foto:Debi Kurnia)

Covesia.com - Sebanyak 49 bangunan yang ada di jalan Kumango belakang pasar kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) yang tidak memiliki Izin mendirikan bangunan (IMB) oleh Walikota Bukittinggi diinstruksikan untuk dibongkar. 

Terkait rencana pembongkaran tersebut sejumlah pemilik dan pedagang di jalan Kumango mendatangi kantor DPRD setempat untuk meminta agar bangunan yang telah dibangun tersebut agar tidak dibongkar oleh pemerintah.

"Sebelum dibangun kita sudah mengajukan permohonan kepemerintah namun tidak ada respon dan saat membangun tidak ada teguran," sebut Ruslami perwakilan pemilik bangunan jalan Kumango. 

Ketua komisi II DPRD kota Bukittinggi, Asril mengatakan sesuai dengan kesepakatan yang ada bahwa tidak dibolehkan membangun tanpa adanya izin, baik itu antara pemerintah, DPRD dan masyarakat.

"Kita akan menegakan aturan yang ada dan dilakukan pembongkaran bangunan secara baik karena bangunan di jalan kumango merupakan bangunan yang didirikan oleh korban kebakaran pada tahun 2007, " jelasnya. 

Ia menambahkan usai dilakukannya pembongkaran pemerintah harus segera  memfasilitasi pedagang dengan memberikan fasilitas yang dibutuhkan pedagang.

Sementara itu, Sekretaris daerah kota Bukittinggi, Yuen Karnova menyebutkan pemerintah hanya menegakan aturan bagaiamana teknis selanjutnya akan dibicarakan kembali. 

"Terkait penampungan pedagang tersebut akan dibicarakan dan akan menentukan pola lokasi berdagang," katanya. 

(deb) 

Berita Terkait

Baca Juga