Teater Iman Bonjol Padang Batal Mentas di Malam Takbiran Sumarak Syawal

Teater Iman Bonjol Padang Batal Mentas di Malam Takbiran Sumarak Syawal Saat anggota Teater Imam Bonjol sedang latihan. (Foto: dok.T-IB)

Covesia.com- Teater Iman Bonjol (T-IB) Padang batal tampil diacara pergelaran Sumarak Syawal di halaman kantor gubernur Sumatera Barat (Sumbar).

Batalnya T-IB diduga karena ada kesalahpahaman dengan Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata (Dispar) Sumbar.

Ketua T-IB Okky Syahputra menjelaskan, persoalan dengan Kabid Ekraf Dispar Sumbar terjadi saat gladi resik (GR) di panggung halaman kantor gubernur Sumbar yang menjadi titik acara.

Menurutnya, saat itu ada beberapa sound system dan microphone yang tidak hidup, sehingga bunyi tidak utuh. Kabid Ekraf naik panggung dan memarahi kru teater. Padahal sebelumnya dari pihak teater sudah menyampaikan hal itu kepada panitia yang ada di panggung.

"Kami masih punya harga diri, kami dimarahi di depan umum padahal kesalahan bukan dari kami. Ini bukan kali pertama Kabid Ekraf mengintervensi kami, sejak dari awal kegiatan latihan. Puncaknya ya kemarin,"ujar Okky, Kamis (14/6/2018)

Oky menjelaskan, Dinas Pariwisata Sumbar juga menambah pementasan tanpa ada pembicaraan terlebih dahulu. Padahal, anggota T-IB sudah lebih dari dua bulan melakukan latihan.

"Ada penambahan seharusnya jauh-jauh hari. Ini ada penambahan, kami diminta menyesuaikan. Ketika ada bunyi sumbang sound  dan mic malah kami yang dimaki-makinya," terang Okky.

Sementara itu, Pembina Teater Iman Bonjol Padang, Firdaus Diezo menyebut, bahwa sejak awal kontrak kerjasama dengan T-IB tidak jelas. Ketika itu, kata dia, Kabid Ekraf meminta nego harga lantaran panitia butuh makan sebanyak 20 orang.

"Dari kejadian tersebut kami curiga, ini acara tidak beres. Selain itu perlu ditegaskan bahwa T-IB sudah berkali-kali mewakili Sumbar untuk Peksiminas,"  paparnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Kabid Ekraf juga menawarkan sebagian nama masuk ke dalam T-IB untuk mendapatkan jatah bagian.

Terkait kejadian ini, keluarga besar T-IB mendesak agar Gubernur dan Wakil Gubernur bisa menyelesaikan persoalan ini.

"Dua bulan lebih mereka latihan, karena ulah oknum batal. Kami juga punya rekaman setiap kali pertemuan dengan Kabid yang bisa dipertanggungjawabkan.Tidak sepantasnya Dispar Sumbar punya orang seperti itu," pungkasnya.


(dil/Jon)

Berita Terkait

Baca Juga