Sejarah Berdirinya Masjid Batu Pertama di Kota Pariaman

Sejarah Berdirinya Masjid Batu Pertama di Kota Pariaman Masjid Raya Pariaman. (Covesia.com/Edi Junaidi)

Covesia.com- Masjid Raya Pariaman yang terletak di pusat kota, tepatnya di Jalan Bagindo Azis Chan Nomor 56, Kampung Perak merupakan masjid yang didirikan di awal abad 19.

Menurut warga Pasar Pariaman, Arsal, Masjid Raya Pariaman atau yang dulu dikenal dengan Suaru Pasa, pertama kali didirikan di awal abad 19, tepatnya di tahun 1905 Masehi atau 1228 Hijriyah oleh seorang ulama besar yang termasyur pada masa itu, Syekh Muhammad Jamil.

Kepada Covesia.com, Kamis (17/5/2018), Arsal menjelaskan bahwa Masjid ini merupakan Masjid batu pertama yang didirikan di Kota Pariaman. “Dulu biasanya Masjid atau surau dibangun dengan menggunakan bahan kayu dan beratap rumbia, sedangkan Masjid Raya Pariaman ini, dibangun dengan mengunakan bahan batu,” kata dia.

Menurut dia, Masjid ini dibangun secara bersama-sama oleh seluruh komponen anak nagari pasar Pariaman. Ia menyebut, Masjid Raya Pariaman ini, dulunya disebut juga dengan Surau Pasa, karena berlokasi di dekat Pasar Pariaman dan dikerjakan oleh anak nagari Pasar Pariaman.

Masjid ini juga termasuk salah satu Heritage (warisan sejarah) yang ada di Kota Pariaman. Mesjid Raya Pariaman ini tercatat sebagai cagar budaya dengan nomor inventaris 34/BCB-TB/A/2007.

Sekilas bangunan luar Masjid yang dipenuhi tembok ini, terkesan modern. Tetap jika kita memasuki bagian dalam Masjid, akan tampak ornamen kuno yang terdapat di ukiran kayu yang ada di dalam Masjid yang menunjukan bahwa bangunan ini termasuk bangunan tua.

Sedangkan diluar Masjid, terang dia, terdapat kuburan Syeck Muhammad Jamil, pengikutnya serta keluarganya yang masih terjaga dengan baik.

Nah, inilah sedikit sejarah tentang Mesjid Raya Pariaman, salah satu Herirage yang ada di Kota Pariaman, semoga dapat menambah pengetahuan kita.

Kontributor Pariaman: Junaidi

 

 

Berita Terkait

Baca Juga