MUI Bukittinggi Tegaskan pada Da'i, Penyampaian Ceramah Ramadhan:

MUI Bukittinggi Tegaskan pada Dai Penyampaian Ceramah Ramadhan Kantor MUI Bukittinggi (Foto:Istimewa)

Covesia.com - Terkait penyerangan bom di Surabaya dan Pekanbaru yang sering dikaitkan dengan islam teroris, Majelis Ulama Islam (MUI) kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau kepada da'i dan mubaligh agar dalam penyampaian ceramah ramadhan ditegaskan bahwa Islam bukan teroris. 

Ketua MUI kota Bukittinggi, Aidil Alfin, Kamis (17/5/2018) mengatakan bahwa terkait penyerangan tersebut yang sering kali dikaitkan dengan islam, maka pihaknya menyampaikan kepada da'i dan mubaligh untuk menyampaikan misi ceramah yakni islam bukanlah teroris. 

"Dimana islam menjelaskan tentang islam yang damai, islam tanpa kekerasan, sesuai dengan prinsip, yang hidup berdampingan dengan sesama, baik non muslim atau muslim yang berbeda mazhab dan islam menjaga kerukunan persatuan dan perdamaian dan terorisme dalam bentuk apapun haram dalam islam dan islam bukanlah terorisme," jelasnya. 

Ia menyebutkan hal itu harus disampaikan da'i dan mubaligh ketika mengisi ceramah ramadhan di masjid kepada jamaah masjid dan umat. 

"Ini harus menjadi salah satu topik tausiah kepada masyarakat dan umat untuk mengedepankan islam yang rahmatanlil'alamin, islam yang jauh dari teroris," katanya. 

Lebih lanjut Aidil Alfin menerangkan terkait adanya hasutan dijelaskan bahwa tidak ada ajaran islam yang mengajarkan untuk melakukan teroris, jika ada oknum yang melakukan adalah yang salah menafsirkan ajaran islam yang menyimpang terhadap penafsiran ajaran islam karena islam bukan terorisme karena islam mengajarkan kedamaian dan hidup berdampingan tidak ada ajaran islam mengajarkan kekacauan.

"Cuma mungkin tuduhan itu di maknai adanya propaganda barat, dimana jika ada umat islam melakukan kesalahan dan tindakan kekerasan maka agama yang disalahkan jadi jangan sampai terpengaruh," ungkapnya.

Disamping itu ia juga menyebutkan bahwa majelis ulama islam indonesia juga telah mengeluarkan fatwa tentang terorisme yakni fatwa no 3 tahun 2014 yang berbunyi apapun bentuk terorisme haram hukumnya.

(deb) 

Berita Terkait

Baca Juga