Pemkab dan Aparat Keamanan Mentawai ikut Siaga Aksi Teror

Pemkab dan Aparat Keamanan Mentawai ikut Siaga Aksi Teror Pixabay

Covesia.com - Aksi teror yang terjadi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir membuat Pemkab Mentawai dan jajaran aparat keamanan seperti Polresta Mentawai dan Kodim Mentawai ikut bersiaga. Rumah ibadah seperti gereja, masjid dan rumah dinas bupati dan wakil bupati tak luput dari penjagaan. Selain itu, juga ada patroli malam aparat keamanan.

Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet mengatakan, untuk mengantisipasi agar kejadian di Surabaya, Jawa Timur dan Pekanbaru, Riau tidak terjadi di Mentawai, pihaknya sudah berkoordinasi dan bertemu dengan tokoh agama dan masyarakat menyatukan persepsi.

"Kita sudah sepakat bahwa kerukunan umat beragama dan nasionalisme kita di Mentawai ini jangan sampai ternodai, maka dari itu kita bergandengan tangan dari seluruh masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat, agama, dan tentunya juga pihak keamanan untuk mewujudkan apa yang telah kita sepakati. Hubungan yang kita jalankan sejak dulu, dari berbagai latar belakang, sekali lagi jangan sampai ternodai," kata Yudas dikutip covesia.com dari laman Mentawaikita.com.

Sementara itu, Kapolres Mentawai, AKBP Hendri Yahya menyatakan Polresta Mentawai bersama TNI menjamin keamanan di daerahj kepulauan itu.

"Kami sudah rapatkan dengan Bupati dan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah, akan membentuk tim kerja sama setiap stake holder setiap kecamatan untuk antisipasi hal tersebut dengan mengawali pemantauan dengan kunjungan masyarakat, di sini diminta kepedulian terhadap masyarakat yang ada di sekitar pelabuhan, maupun masyarakat yang ada di pedalaman," katanya.

Polisi, akan memeriksa ketat pengunjung ke Mentawai di pintu masuk pelabuhan, karena itu AKBP HEndri meminta kerjasama masyarakat memantau kemanan terutama di pelabuhan.

"Kita sama-sama pantau siapa yang datang, tujuannya kemana, kita juga aktifkan pendeteksian terhadap masyarakat yang berkunjung dengan menanyakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), paspor, atau identitas lainnya, mereka datang ke sini apa tujuannya," lanjut Hendri.

Ia juga menjelaskan akan melaksanakan kegiatan ini secara bertahap dan melakukan rapat kembali bersama Forkopimda, tim pengamanan ini akan dilihat dulu apakah cukup di kecamatan saja atau bahkan di desa-desa.

Sementara Komandan Kodim 0319 Mentawai, Letkol Czi Didit Kusnaidi mengatakan situasi nasional saat ini harus disikapi serius dan hati-hati.

"Kita harus jernih menyikapi, memaknai arti dari aksi-aksi yang dilakukan, artinya kita mampu menilai bahwa ini sangat bertentangan dengan Pancasila, kita juga turut berduka dengan rekan-rekan kita di Kepolisian, kita tetap siap membantu (keamanan)," katanya.

Didit menyebutkan, bangsa ini harus meningkatkan imunitas atau kekebalan untuk memerangi terorisme karena ini bukan lagi persoalan sepele, namun ini merupakan permasalahan nasional yang melibatkan semua elemen. Ia mengimbau masyarakat dan pemuda agar tidak mudah terpengaruh terhadap paham-paham radikal.

"Kita berharap kepada tokoh-tokoh agama, bisa membantu kami dalam hal memberikan pemahaman kepada masyarakat benar-benar ajaran agama, bukan penyimpangan atau ajaran paham yang membawa kebencian bahkan radikal.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga