Perjuangkan Kedaulatan Pangan, Gerakan Mahasiswa Petani Indonesia Sumbar Dibentuk

Perjuangkan Kedaulatan Pangan Gerakan Mahasiswa Petani Indonesia Sumbar Dibentuk Foto: istimewa

Covesia.com – Bertempat di sekretariat Serikat Petani Indonesia (SPI), telah dideklarasikan berdirinya Gerakan Mahasiswa Petani Indonesia (Gema Petani) tingkat wilayah Sumatera Barat. Gema Petani merupakan organisasi kemahasiswaan yang bersifat pergerakan yang melibatkan peranan mahsiswa dalam upaya melakukan perubahan terhadap tatanan masyarakat Indonesia ke arah yang lebih berkeadilan dan sejahtera.

“Lembaga ini diharapkan menjadi wadah konkret perjuangan mahasiswa Indonesia mendukung perjuangan petani dan wadah untuk melahirkan kader-kader yang memiliki garis perjuangan bersama petani dan elemen masyarakat lain untuk mewujudkan kesejahteraan sosial yang berkeadilan , melalui pembaharuan Agraria dan kedaulatan pangan,” terang Ketua SPI Rustam Efendi dalam keterangannya yang diterima Covesia.com, Minggu. 

Sebelum pendirian Gema petani wilayah Sumbar, katanya, telah dilaksanakan pendidikan organisasi  gerakan mahasiwa petani indonesia yang dihadiri oleh 30 mahasiwa dari berbagai perguruan tinggi diantaranya UNAND, UNP, UPI “YPTK” dan UNU Sumbar. 

“Pendidikan  ini  dilaksanakan sebagai langkah awal berdirinya Gema Petani yang dengan pembekalan materi tentang Sejarah gerakan kaum tani dan mahasiswa oleh Virtuous Setyaka, dilanjutkan organisasi dan pengorganisasian dan serta ekonomi kerakyatan oleh Ketua SPI Rustam Efendi,” tambahnya. 

Sementara, Virtuos menyatakan mahasiswa sudah seharusnya melibatkan diri secara aktif dalam memperjuangkan kesejahteraan petani dan masyarakat luas.

“Sudah saatnya mahasiswa dan petani bersama-sama membangun gerakan dalam memujudkan kedaulatan pangan,” ujarnya. 

Sebanyak 200 mahasiswa memilih ketua dan sekretaris mereka setelah menyelesaikan pembekalan materi.

“Dengan terbentuknya Gema Petani wilayah Sumbar, terbentuklah kader yang berjuang bersama petani serta rakyat indonesia untuk mewujudkan kesejahtraan sosial yang berkeadilan, melalui pembaruan agraria dan kedaulatan pangan,” sebut Juni Waldi selaku ketua terpilih.

Waldi mengatakan diberharapkan akan ada pembentukan dan deklarasi gema petani diwilayah lainnya dalam waktu dekat. Kemudian memulai melakukan kerja-kerja sesuai dalam amanah AD/ART Gema Petani demi terwujudnya Hak Azasi Petani dan Reforma Agraria Sejati,” pungkasnya.

(rdk)

Berita Terkait

Baca Juga