Warga Beramai-ramai Tanda Tangani Aksi Solidaritas Kutuk Teror di Pasaman

Warga Beramairamai Tanda Tangani Aksi Solidaritas Kutuk Teror di Pasaman Warga masyarakat antusias menanda tangani spanduk yang bertuliskan turut berduka cita atas gugurnya enam anggota Polri dalam peristiwa Rutan Mako Brimob di depan Kantor Satlantas Jalan Jenderal Sudirman No. 62 Lubuk Sikaping, Minggu (13/05/2018).(Foto:Her

Covesia.com - Polisi Resor (Polres) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, malakukan pemasangan spanduk yang bertuliskan turut berduka cita atas gugurnya enam anggota Polri dalam peristiwa Rutan Mako Brimob bersama karangan bunga di depan Kantor Satlantas Jalan Jenderal Sudirman No. 62 Lubuk Sikaping, Minggu (13/05/2018).

Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin kepada Covesia.com, mengatakan pemasangan spanduk dan karangan bunga tersebut dilakukan secara Nasional hari ini di seluruh Indonesia.

"Pemasangan spanduk dan karangan bunga tersebut dilakukan secara Nasional serentak hari ini di Indonesia. Untuk wilayah Pasaman kita Pasang di depan Kantor Satlantas Jln.Jenderal Sudirman No. 62 Lubuk Sikaping. Ini juga merupakan sebagai bentuk solidaritas dan rasa berduka cita kita atas gugurnya enam anggota Polri dalam peristiwa kerusuhan di Rutan Mako Brimob kemaren. Kemudia untuk membangun keberanian kita semua dan masyarakat untuk melawan berbagai bentuk aksi teroris di Tanah Air,"terang AKBP Hasanuddin.

Menurut AKBP Hasanuddin, didalam spanduk tersebut juga disediakan ruang kosong untuk bubuhan tanda tangan setiap masyarakat yang lewat sebagai bentuk mengutuk keras segala bentuk aksi teroris di Tanah Air.

"Di spanduk tersebut juga kami sediakan ruang kosong tempat tanda tangan setiap masyarakat yang lewat. Ini juga sebagai bentuk kutukan keras dari masyarakat tentang segala bentuk aksi teroris di Tanah Air. Belum pagi ini ada juga Bom bunuh diri di depan Gereja Santa Maria di Surabaya. Semoga lewat aksi solidaritas ini bisa membangun mental bersama masyarakat untuk bersama-sama tidak takut teror,"tambah AKBP Hasanuddin.

Salah seorang pelajar Naya, yang membubuhkan tanda tangannya di Sapnduk tersebut mengaku sangat mengutuk keras aksi teror di Tanah Air.

"Saya sangat mengutuk keras aksi-aksi teror yang meresahkan masyarakat di Tanah Air. Kami meminta pihak aparat juga harus menumpas ke akar-akarnya segala aksi terorisme ini. Kemudian kepada para anggota Polri yang gugur menjadi syahid dan mendapat tempat yang baik disisi-Nya,"ujar Naya.

Dalam pantauan Covesia.com, spanduk yang di pasang semenjak pukul 06.30 WIB tersebut sudah penuh dengan tanda tangan warga masyarakat yang melewatinya.

(Heri/adi)

Berita Terkait

Baca Juga