Ini Kronologis Orangtua Buang Bayi di Bukittinggi

Ini Kronologis Orangtua Buang Bayi di Bukittinggi Ilustrasi (Pixabay)

Covesia.com - Polres Bukittinggi Sumatera Barat (Sumbar) melalui reserse kriminal mengatakan bahwa bayi yang dibuang orangtuanya di tengah sawah merupakan orang tua yang masih berusia belia dan duduk dibangku sekolah.

Menurut kasat reskrim Polres Bukittinggi, AKP Rahmat Natun, Sabtu (12/5/2018) mengatakan bahwa ibu dari bayi 'D' (15) melahirkan anaknya di dalam kamar mandi rumah laki-laki 'S' (16) pada malam yang sama ketika bayi itu dibuang. 

"Ia melahirkan dirumah laki-laki ketika semua orang dirumah sudah beristirahat tanpa adanya bantuan, ia melahirkan sendiri," katanya. 

Selanjutnya, terang Ramhat Natun ketika si ibu bayi 'D' melahirkan di kamar mandi, lalu bayi itu di serahkan kepada 'S' kemudian bayi itu dibuang tak jauh dari rumahnya. 

Menurut pengakuan kedua orangtua bayi bahwa ari-ari bayi diputus dengan mengunakan tangan, bisa jadi dengan menggunakan kuku. 

Lebih lanjut, Natun menjelaskan bahwa selama 'D' mengandung orangtuanya tidak mengetahui anaknya hamil.

"Sebelumnya 'D' dilaporkan hilang selama 3 hari oleh orangtuanya, hingga akhirnya ia ditemukan," sebutnya. 

Ia menerangkan kasus ini merupakan hubungan diluar nikah dengan mengacu pada proses hukum yakni 77b UU no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, karena keduanya masih anak dibawah umur. 

"Terhadap anak ini ada perlakuan khusus yaitu diluar sidang pengadilan tapi di sahkan pengadilan dengan melibatkan dinas terkait seperti dinas sosial, perlindungan anak serta pihak kepolisian, " jelasnya. 

(deb/don) 


Berita Terkait

Baca Juga