Tak Kantongi Izin, Polisi Bubarkan Rencana Kegiatan Sosialisasi UN Swissindo di Pasaman

Tak Kantongi Izin Polisi Bubarkan Rencana Kegiatan Sosialisasi UN Swissindo di Pasaman Kegiatan UIN Swissindo pagi ini yang dibubarkan oleh pihak kepolisian Pasaman, Sabtu (12/5/2018)(Foto: Heri Sumarno)

Covesia.com - Akibat tidak mengantongi izin resmi, aparat gabungan bubarkan rencana kegiatan sosialisasi organisasi United Nations Swissindo Trust Internasional Orbit (UN Swissindo) di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Sabtu (12/5/2018).

Sebagaimana undangan yang sudah tersebar, Organisasi UN Swissindo akan mengadakan sosialisasi di Aula GOR Tuanku Rao Lubuk Sikaping pukul 10.00 WIB hari ini dengan menghadirkan 1.300 orang relawan yang langsung dihadiri oleh Deputi Jendral Provinsi Sumbar, Dra. Englia Erfi.

Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin kepada Covesia.com, mengatakan Organisasi UN Swissindo tersebut tidak memenuhi persyaratan dalam pemberian izin kegiatan tersebut.

"Beberapa pengurus UN Swissindo ada yang datang mengurus izin kegiatan tersebut ke Polres. Namun tidak memenuhi persyaratan dan organisasi UN Swissindo ini memang tidak terdaftar secara legal di kantor kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol). Sehingga tidak bisa kita berikan izin kegiatan hari ini," ujar AKBP Hasanuddin.

Sementara Kasubagdal Ops Polres Pasaman, Akp Hariyanto bersama aparat gabungan Satpol PP, Kodim 0305/Pasaman dan Kesbangpol Pasaman langsung membubarkan rencana kegiatan sosialisasi UN Swissindo di halaman GOR Tuanku Rao Lubuk Sikaping sekitar pukul 09.00 WIB pagi ini.

"Karena tidak ada rekomendasi resmi dari Kesbangpol Linmas Kabupaten Pasaman, acara sosialisasi UN Swissindo ini tidak dibenarkan digelar. Kami bersama aparat dengan tegas mengatakan kegitan Bapak-Ibu dati Un Swissindo ditiadakan. Silahkan bagi anggota relawan nanti menghadap ke Polres Pasaman untuk penjelasan lebih lanjut. Kemudian kepada undangan yang sudah terlanjur datang, pulanglah kerumah masing-masing," kata Akp Hariyanto.

Dalam pantauan Covesia.com, sejumlah anggota UN Swissindo dengan wajah kecewa membubarkan diri dan pulang. Sementara beberapa relawan masih tetap berada dilokasi.

(eri/don)

Berita Terkait

Baca Juga