Curah Hujan Tinggi 2 Hari Terakhir, 4 Lokasi di Agam Terdampak Bencana Alam

Curah Hujan Tinggi  2 Hari Terakhir 4 Lokasi di Agam Terdampak Bencana Alam Badan jalan yang terbal akibat curah hujan yang tinggi di kabupaten Agam dua hari terakhir yang terjadi di Jorong Cacang Randah, Nagari Tiku Utara (Foto: BPBD)

Covesia.com - Curah hujan tinggi yang terjadi berapa hari terakhir mengakibatkan bencana alam beberapa kecamatan di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, M Luthfi melalui Unit Pusdal Ops Lukman Syahputra mengatakan, bencana pertama terjadi di Jorong Tompek, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, air menggenangi beberapa rumah warga setempat serta merusak jembatan di jalur Matur -Pelembayan sehingga akses transportasi masyarakat terganggu.

"Jembatan di Jorong Tompek rusak  pada hari Minggu (15/4/2018) sekitar pukul 21.00 wib, rusaknya jembatan itu membuat akses transportasi terganggu, sebelumnya jembatan ini juga sudah pernah runtuh pada pertengahan 2017 silam, dan dibangun kembali," ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com, Senin (16/4/2018).

Bencana juga terjadi di 3 titik di Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, pertama terjadi di Jorong Sungai Nibung, Nagari Tiku Selatan. Curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir merendam 1 unit rumah warga serta menutupi badan jalan setinggi lutut orang dewasa.

"Saat ini banjir sudah mulai surut,  jalan sudah normal dan bisa dilewati kembali," lanjutnya.

Yang kedua, air juga menggenangi 30 unit rumah warga di Jorong Gasang Kaciak, Nagari Tiku Selatan, tingginya debit air membuat tim BPBD, Dinsos Agam dan pihak terkait lainnya harus segera mengevakuasi masyarakat setempat ke area yang lebih aman.

"Alhamdulillah banjir sudah mulai surut, sebagian warga sudah mulai kembali ke rumah, meskipun demikian, kita meminta masyarakat untuk selalu waspada," terangnya.

Yang terakhir curah hujan tinggi menerbalkan sebagian badan jalan di Jorong Cacang Randah, Nagari Tiku Utara. jalan menghubungkan antara Jorong Cacang Randah dengan Jorong Bukit Malintang itu terbal sepanjang 7 meter sehingga saat ini hanya bisa dilewati dengan kendaraan roda dua.

(han)

Berita Terkait

Baca Juga