Terindikasi akan Tawuran, 11 Remaja di Pariaman Diamankan Satpol PP

Terindikasi akan Tawuran 11 Remaja di Pariaman Diamankan Satpol PP Ilustrasi - Pelajar di Padang diamankan polisi ketika tawuran. (Dok. Covesia/ Primadoni)

Covesia.com - Sebelas remaja diamakan saat hendak tawuran di Desa Balai Kuraitaji, Minggu (15/4/18).  

Kelompok remaja yang menamai diri Rombongan Remaja Community (RRC) itu, awalnya diamankan warga saat tengah menunggu kelompok lain yang akan menjadi lawan tawurannya.

Namun warga yang curiga lantas mengamankan dan menyerahkannya ke Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pariaman. Selain mengamankan 11 remaja, warga dan petugas Satpol PP juga mengamankan senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk tawuran.

"Awalnya mereka diamankan oleh warga setempat. Selanjutnya diserahkan ke anggota," ujar Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Pariaman, Handrizal Fitri.

Menurutnya, remaja yang berstatus pelajar SMA dan SMP tersebut, berasal dari berbagai daerah di Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman.

Saat ini, seluruh remaja tersebut telah dilakukan pemeriksaan pembinaan di Mako Satpol PP Kota Pariaman dan akan kembali diserahkan kepada orangtua masing-masing.

Rata-rata mereka berumur 14 hingga 17 tahun. Dari hasil pemeriksaan, diketahui kelompok RRC akan melakukan tawuran dengan kelompok PPT yang berasal dari Kota Bukitinggi.

"Rencananya akan tawuran di jembatan Kuraitaji. Namum saat diamankan lawannya ini belum datang," jelasnya.

Menurut seorang anggota kelompok RRC, kelompok tersebut baru terbentuk dalam hitungan beberapa bulan yang lalu. Saat ini, kelompok ini telah beranggotakan 15 orang yang berstatus pelajar.

"RRC bukanlah satu-satunya kelompok genk tawuran yang ada di Kota Pariaman. Beberapa waktu yang lalu, Satpol PP Kota Pariaman juga mengamankan beberapa orang remaja yang tergabung dalam kelompok atau Pasukan Serdadu Perang (PSP). Ini butuh kerjasama dari orangtua mengawasi anak-anaknya, agar dapat memantau pergaulan mereka sehingga tidak terjerumus dengan kelompok yang tidak baik," tukasnya.

Kontributor Pariaman: Edi Junaidi

Berita Terkait

Baca Juga