BBPOM di Padang Turunkan Tim Investigasi Usut Kasus Dugaan Keracunan Makanan ke Pasaman

BBPOM di Padang Turunkan Tim Investigasi Usut Kasus Dugaan Keracunan Makanan ke Pasaman Kepala BBPOM di Padang, Martin Suhendri (Doc.Covesia)

Covesia.com - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, Sumatera Barat, menurunkan tim investigasi guna mengusut kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan korban di Kabupaten Pasaman.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BBPOM di Padang, Martin Suhendri ketika dikonfirmasi oleh Covesia.com, Jum'at (13/4/2018).

"Kita mendapat informasi tentang adanya kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan CPNS peserta Diklat Pra Jabatan Golongan II dan III di Kabupaten Pasaman. Makanya kami ambil kebijakan dengan menurunkan satu tim investigasi ke lapangan untuk mengusut kasus tersebut," kata Martin Suhendri.

Menurut Martin Suhendri, sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan apa penyebab dalam kasus dugaan keracunan makanan tersebut.

"Kami baru mendapat informasi saja. Sampai saat ini kami belum menerima sampel sisa makanan yang di makan korban untuk dijadikan Barang Bukti (BB). Sehingga belum bisa kami pastikan apa penyebabnya. Karena kalau kasus keracunan makanan ini bermacam-macam jenis dan penyebabnya," tambahnya.

Sebelumnya, jumlah korban dugaan keracunan makanan di pasaman sampai hari ini terus bertambah menjadi 60 orang.

Seluruh korban tersebut merupakan peserta dari dua tempat Diklat yaitu Hotel Hamco dan Wisma Murni di Lubuk Sikaping.

Bahkan Bupati Pasaman, Yusuf Lubis saat meninjau korban menyatakan peristiwa tersebut sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Dia juga memerintahkan Dinas Kesehatan dan pihak terkait untuk mengusut tuntas penyebab keracunan makanan tersebut.

(eri/don)

Berita Terkait

Baca Juga