Ini Pengakuan HF, Pasutri Pemilik 491 Ekstasi yang Diamankan Polisi di Bukittinggi

Ini Pengakuan HF Pasutri Pemilik 491 Ekstasi yang Diamankan Polisi di Bukittinggi Dua orang tersangka Narkoba yang merupakan Pasutri berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Bukittinggi (Foto:Covesia/Debi Kurnia)

Covesia.com - Keberhasilan jajaran Satresnarkoba Polres Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) dalam mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan ekstasi oleh tersangka 'HF' membuahkan hasil. 

Pasalnya setelah jajaran satresnarkoba Polres Bukittinggi melakukan pengembangan, tersangka 'HF' mengaku bahwa kedua jenis barang haram tersebut ia dapatkan dari kota Pekanbaru. 

"Pengakuan tersangka, semua barang haram tersebut ia dapat dari kota Pekanbaru dan tersangka 'HF' berperan sebagai kurir di Bukittinggi," ungkap Waka Polres Bukittinggi, Kompol Albert Zai, dalam keterangan konferensi persnya, Rabu (11/4/2018) di Mapolres Bukittinggi.

Albert Zai lebih lanjut menjelaskan bahwa jumlah narkotika yang digeledah dari tersangka berupa sabu seberat 15 gram dan Ekstasi sebanyak 491 butir. 

"Tersangka mendapat instruski dari seorang seseorang dan menghubungi kurir Pekanbaru untuk dibawa ke Bukittinggi kemudian kurir meletakan barang tersebut sekitar Gor Barmawi, Gulai Bancah kecamatan Mandiangin Koto Selayan," jelasnya. 

Baca: Polisi Tangkap Pasutri Penyalahgunaan Narkoba di Bukittinggi, 491 Ekstasi Diamankan

Ia menambahkan, kemudian orang tersebut menghubungi tersangka 'HF' untuk mengambil barang di lokasi yang telah ia letakan.

"Jumlah semua Ekstasi sebanyak 600 butir, sisanya yang didapat 491 sementara 109 butir telah dijual oleh tersangka," sebutnya. 

Tersangka hanya menerima uang hasil penjualan semua barang dari orang tersebut, dan 'HF' juga merupakan residivis dalam kasus yang sama, dan barang haram tersebut dijual dan diedarkan di luar Kota Bukittinggi.

(deb/don) 

Berita Terkait

Baca Juga