Pemda Agam Anggarkan Rp2 Miliar Tanggulangi limbah B3

Pemda Agam Anggarkan Rp2 Miliar Tanggulangi limbah B3 Foto: Johan Utoyo

Covesia.com – Pentingnya mengelola Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) menjadi perhatian pemerintah salah satunya Pemda Agam, oleh sebab itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Agam menggelar pelatihan Pengelolaan B3 itu di gelar Selasa hingga Kamis, di Aula I Kantor Bupati Agam.

Pelatihan itu mendatangkan enam narasumber, Tiga dari Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM Yogyakarta, Satu dari Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sumatera, Satu dari DLH Sumbar dan Satu orang lagi dari Dinkes Agam. 

Kegiatan diikuti 46 peserta yang  berasal dari 23 Puskesmas, dua Rumah Sakit, dua klinik, satu dari laboratorium lingkungan, 17 orang dari DLH Agam dan satu orang dari Dinkes Agam.

Bupati Agam diwakili Asisten II Bidang Perekonomian Pembangunan dan Kesra Sekretariat Daerah Agam, Isman Imran, mengatakan, fasilitas kesehatan juga untuk menyehatkan masyarakat namun limbah yang dihasilkan setiap fasilitas juga memberikan dampak negatif bagi kesehatan. Jadi harus di tanggulangi segera.

“Pengendalian dampak ini sudah diatur melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Republik Indonesia No  27 tahun 2017, tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, jadi memang sudah ada yang mengatur," ujarnya saat membuka kegiatan In Training House.

Dikatakannya, pengelolaan limbah B3 menjadi perhatian serius bagi pemda Agam, sehingga untuk permasalahan itu pihaknya sudah menganggarkan sebanyak Rp2 miliar pada tahun 2018.

“Tingginya tingkat bahaya yang di hasilkan limbah B3 serta pengelola yang rumit, spesifik dan tenaga ahli membutuhkan biaya yang sangat mahal. Pelanggaran dalam  pengelolaan B3 dan limbah B3 bisa dikenakan sangsi pidana,“ jelasnya.

(han)

Berita Terkait

Baca Juga