Anggota Panwaslu Pariaman Diduga Posting Desain APK Paslon di Facebook

Anggota Panwaslu Pariaman Diduga Posting Desain APK Paslon di Facebook Ilustrasi (Ist)

Covesia.com - Akun Facebook Zaiyar yang diketahui sebagai Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Pariaman diduga memposting hasil desain Alat Peraga Kampanye (APK) dua pasangan calon diantara tiga pasangan calon yang bertarung di Kota Pariaman pada 27 Juni 2018 mendatang.

"Postingan tersebut yaitu desain APK pasangan calon Dewi-Pabrisal (DP nomor urut 2) dan Genius Umar-Mardison Mahyuddin (GeMa nomor urut 3)," kata Ketua Panwaslu Kota Pariaman, Elmahmudi di Pariaman, Rabu (14/3/2018).

Ia mengatakan, postingan tersebut diketahui pada pukul 20.00 WIB. Setelah itu langsung menghubungi Zaiyar dengan maksud menanyakan apa maksud dan tujuan memosting gambar itu," ujarnya.

"Namun pihaknya tidak mengakui bahwa memosting desain APK pasangan calon. Pasalnya, Zaiyar setelah pulang kerja langsung istirahat karena kelelahan," sebutnya.

Seterusnya, Zaiyar penasaran atas postingan itu, sehingga mencoba melihat berandanya dan barulah diketahui bahwa Akun Facebooknya telah memposting desain APK pasangan calon itu.

"Akhirnya setelah ditelusuri bahwa postingan tersebut telah diposting oleh anaknya yang usia 9 tahun yang duduk dibangku sekolah dasar. Setelah itu ia langsung menghapus dan membuat status sebagai klarifikasi atas kesalahannya di Akun Facebooknya," ujar Elmahmudi.

Sementara itu, Akun Facebook Zaiyar, Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, mengakui bahwa postingan tersebut tidak tahu sama sekali. Karena ketika itu sedang tidur akibat kelelahan usai kerja.

"Setelah ditelusuri, diketahui bahwa postingan tersebut anak saya umur 9 tahun yang mempostingnya"

Ia menjelaskan, sekitar 30 menit langsung menghapusnya dan membuat pernyataan maaf dan klarifikasi melalui akun facebook secara pribadi.

Selanjutnya, kata dia, secara kelembagaan akan membuat surat pernyataan klarifikasi dan mempostinganya ke Akun Publik seperti Facebook. 

Ia juga menyampaikan, bahwa kurang paham tentang teknologi. Pasalnya, ia mengakui bahwa gagal teknologi (Gaptek). Sehingga Facebook dan hal yang menyangkut teknologi meminta tolong pada staf, termasuk membuat akun facebook.

Sementara itu, Pasangan Calon nomor urut 1, yaitu pasangan Mahyuddin-Ridwan (MaRi) menyampaikan, bahwa pihaknya merasa dirugikan atas postingan itu. 

"Jika postingan tersebut dilakukan oleh anak, maka terlihat bahwa adanya kelalaian dia seorang anggota panwaslu yang harusnya penegak hukum, namun dia sendiri yang melanggarnya"

Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen melalui via telepon, mengatakan akan menurunkan tim ke Pariaman untuk menyelesaikan atas postingan tersebut. Namun pihaknya belum bisa memberikan sanksi apa yang akan diberi, karena belum melakukan koordinasi dengan pihak terkait," ujarnya.

Reporter Pariaman: Rozy Yardinal


Berita Terkait

Baca Juga