Edarkan Narkoba di Agam, Seorang Warga Bukittinggi Dibekuk Polisi

Edarkan Narkoba di Agam Seorang Warga Bukittinggi Dibekuk Polisi Foto: Humas

Covesia.com - Nekad mengedarkan Narkoba jenis sabu, BA (37) warga Jalan Diponegoro, kelurahan Tarok Dipo, kecamantan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, diamankan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Agam di jorong Galapuang, nagari Tanjung Sani, kecamatan Tanjung Raya, kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat, (sumbar), Selasa, (13/3/2018) sekitar pukul 04.30 Wib.

Kasatresnarkoba Polres Agam, AKP Antonius Dachi melalui Paur Humas, Aiptu Yan Frizal mengatakan, tersangka diamankan saat sedang berada di sebuah pondok yang terletak di jorong Galapuang, nagari Tanjuang Sani.

“Sebelumnya kita mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka sering mengedarkan narkoba di sekitar lokasi, menanggapi keluhan warga tersebut, dilakukan pengintaian dan penyelidikan setelah diyakini tersangka sedang menguasai barang bukti barulah dilakukan penyergapan, tersangka diamankan petugas tampa melakukan perlawanan,“ ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com.

Dari tangan tersangka Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 paket Narkotika jenis Shabu seberat 0,22 gram yang dibungkus dengan plastik warna bening, 1 butir Pil Ekstasi warna Hijau yang dibungkus dengan plastik warna bening, 2 buah plastik kecil warna bening dalam keadaan kosong, 1 buah kotak bulat warna hitam merk Casjie, 1 unit handphone merk Samsung warna hitam, 1 unit handphone merk Asus warna hitam 1 buah sendok plastik yg peganganya dilapisi lakban warna hitam,1 buah kaca pirek warna bening, 1 buah mancis warna Hijau yg ujungnya berjarum, 1 buah bong kaca warna bening, 1 buah dompet warna biru, 1 unit mobil R4 merk Feroza warna merah silver No Pol BM 1693 AN serta uang tunai Rp 800 ribu yang diduga merupakan hasil penjualan shabu.

“Kotak bulat warna hitam yang berisikan 1 paket narkotika jenis sabu serta 1 butir Pil Ekstasi warna hijau beserta 2 buah plastik kosong warna bening  diamankan petugas saat menggeledah kamar dan menemukannya diatas  tempat tidur,” lanjutnya.

Kini tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Satresnarkoba Polres Agam untuk ditindak lanjuti secara hukum, atas bisnis haram tersebut tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 112 Ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.

(han/don)

Berita Terkait

Baca Juga