Intensitas Kereta Api Meningkat, Sejumlah Titik Perlintasan Liar akan Ditutup

Intensitas Kereta Api Meningkat Sejumlah Titik Perlintasan Liar akan Ditutup Ilustrasi- mobil tertabrak kereta api di padang saat menyeberang lintasan rel. (Dok. Covesia/ Primadoni)

Covesia.com - Sebanyak 23 titik perlintasan liar di Kota Padang akan ditutup mengingat intensitas kereta api di kota itu meningkat dengan datangnya KRDE Minangkabau Ekspres.

"Penutupan tersebut akan dilakukan Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian," kata Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Amran, Senin (12/3/2018).

Selain itu, katanya, dari 248 perlintasan liar yang ada, sebanyak 23 titik diantaranya merupakan yang paling sedikit akses ke masyarakat. 

Dia mengatakan selanjutnya, perlintasan akan dilewati kereta api sebanyak 24 kali dalam sehari.

"Rata rata dalam satu jam ada 2 kali kereta yang akan melintas, dari Kayu Tanam menuju Padang 6 kali, Gandoriah 8 kali, dan Minangkabau Ekspres 10 kali," ujarnya

Sementara itu, terkait peresmian KA Minangkabau Ekspres, pemerintah Sumbar masih menunggu kesediaan Presiden Joko Widodo.

"Rencana semula tanggal 2 April mendatang, Pemprov Sumbar sudah mengusulkan ke Kementerian Perhubungan agar Presiden Joko Widodo yang meresmikannya. Sampai saat ini kita masih menunggu kepastian tersebut," katanya.

(dil/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga