Peningkatan Dana Sharing dan Penuntasan Shalting di Daerah Terpencil Diperioritaskan Tahun 2019

Peningkatan Dana Sharing dan Penuntasan Shalting di Daerah Terpencil Diperioritaskan Tahun 2019 Kadinkes Provinsi Sumbar, Merry Yuliesday (Foto:Covesia/Fadil)

Covesia.com - Penanggulangan kesehatan di daerah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat dan Solok Selatan merupakan perioritas utama Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar untuk tahun 2019.

"Setelah menerima masukan dari Bupati dan Walikota saat rakor dengan Gubernur Sumbar beberapa bulan yang lalu, Pemerintah Prov Sumbar perioritaskan penanggulangan kesehatan di daerah terpencil tersebut terutama persoalan akses kesehatan dan Salting," ujar Kadinkes Prov Sumbar Merry Yuliesday, di Padang, Jumat (9/3/2018).

lebih lanjut, ia menuturkan bahwa setidaknya ada 11 Desa di daerah terpencil yang akan kunjungi 3 sampai 4 kali dalam tahun 2019, untuk Kepulauam Mentawai ada 4 desa, Solok Selatan 4 desa, dan Pasaman Barat 3 desa.

"Untuk kunjungan ke 11 desa tersebut kami sudah atur jadwalnya tinggal lagi menyesuaikannya dengan Puskesmas yang berada di daerah tersebut," ujar Merry.

Selain itu, ia juga menuturkan bahwa Dinas Kesehatan juga berusaha meningkatkan dana sharing dari program jaminan kesehatan Sumbar Sakato (JKSS) 2019 yang selama ini 20 persen, menjadi 30 persen hingga 50 persen.

"Ini merupakan usulan dari masing masing  kabupaten dan kota untuk meningkatkan jumlah dana sharing mudah mudahan ini bisa direalisasikan ditahun 2019," sebutnya.

(dil/don)

Berita Terkait

Baca Juga