Korban Perampokan di Pasaman, Temannya Bantah Serahkan Uang 1 Milyar

Korban Perampokan di Pasaman Temannya Bantah Serahkan Uang 1 Milyar Foto: Covesia/Heri Sumarno

Covesia.com - Teka-teki belum ditemukannya Nopeldi warga Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) yang dilaporkan korban perampokan di Jalan Lintas Sumatera Rimbo Panti mulai terkuak.

Hal ini terbukti dari jawaban teman korban di Lubuk Sikaping yang membantah memberikan uang sekitar 1 Milyar kepada korban hari Jum'at (16/2) kemarin.

"Dari keterangan Istrinya, korban hendak menjemput uang tunai sekitar 1 Milyar guna melunasi hutang-piutang proyeknya tahun 2016 lalu. Namun teman korban, AM (30) yang bekerja di bagian Bina Marga Dinas PU Pasaman ketika di interogasi oleh petugas membantah memberikan sejumlah uang tersebut. Kalaupun AM memberikan uang tunai senilai 1 Milyar Rupiah itu, mustahil tidak membutuhkan pengawalan petugas. Ini keadaanya korban sendirian diatas mobil saat hendak pulang menuju Simpang Tonang sekitar pukul 20.30 WIB tadi malam," terang Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin melalui Kasat Reskrim, Iptu Zulhendri kepada Covesia.com, Sabtu (17/2/2018).

Meskipun demikian menurut Zulhendri, pihaknya saat ini tetap melakukan penyelidikan sampai kasus ini benar-benar terungkap.

"Meskipun demikian, kami tidak mau menduga-duga. Kami akan tetap mengusut kasus ini sampai benar-benar terungkap," tutupnya.

(eri/don)


Berita Terkait

Baca Juga