Lahir Tanpa Tempurung Kepala, Balita Asal Pasbar ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

Lahir Tanpa Tempurung Kepala Balita Asal Pasbar ini Butuh Uluran Tangan Dermawan Siti Aysah (4) anak kandung kedua dari pasangan Pudin dan Sukarmi warga Jorong Koja, Kecamatan Kinali, Pasbar, Rabu (14/02/2018) (Istimewa)

Covesia.com - Seorang Anak Balita yang terlahir tanpa tempurung kepala di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) butuh uluran tangan dermawan.

Balita yang terlahir tanpa tempurung kepala itu bernama Siti Aysah (4) anak kandung kedua dari pasangan Pudin dan Sukarmi warga Jorong Koja, Kecamatan Kinali, Pasbar. Kedua orangtua Balita tersebut kesehariannya menjadi buruh di PT.LIN di daerah Kinali.

"Anak kami lahir di Rumah Sakit Umum Lubuk Basung-Agam 18 Januari 2014 lalu dengan kondisi tanpa tempurung kepala dan Bibirnya sumbing. Dirawat Rumah Sakit tersebut selama 11 hari, kemudian kami bawa pulang kerumah. Saat itu memang diperkirakan Dokter, Balita ini tidak akan berumur lama," terang Sukarmi kepada Covesia.com, Rabu (14/2/2018).

Kata Sukarmi dirinya tidak putus asa, Balita tersebut sudah pernah dirawat di Rumah Sakit M. Djamil Padang.

"Setelah berumur satu tahun, kami bawa berobat ke Rumah Sakit M.Djamil Padang. Tapi pihak Rumah Sakit menyarankan untuk dirujuk ke RSCM Jakarta. Karena masih terkendala ekonomi, kami bawa pulang ke rumah. Namun setelah berumur tiga tahun, anak kami itu dibawa berobat ke RSCM Jakarta, berkat bantuan dari pihak PT.LIN dan keluarga. Kurang lebih selama satu bulan dirawat disitu, dan pihak Dokter menyarankan untuk operasi dengan biaya yang besar. Akhirnya kami kembali pulang, karena tidak ada biaya," tambahnya.

Saat ini, keluarga Sukarmi hanya pasrah dengan kondisi anaknya tersebut.

"Saat ini kami sudah pasrah dengan kondisi anak kami ini, karena kondisi kami pun terkendala ekonomi. Namun kami juga berharap Pemerintah Daerah dan donasi bisa membantu kondisi anak kami ini," tutupnya dengan nada harap.

(eri/don)


Berita Terkait

Baca Juga